JAKARTA – Terjadi transaksi saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dalam jumlah besar di pasar negosiasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin, 28 September 2026. Transaksi ini dilakukan dengan harga diskon signifikan, yakni Rp 2 per saham.
Berdasarkan data RTI, sebanyak 93.025 lot saham GOTO diperdagangkan di pasar negosiasi BEI dengan harga Rp 2 per saham. Transaksi ini terjadi sebanyak 18 kali dengan total nilai mencapai Rp 18,6 juta.
Harga Rp 2 per saham ini jauh di bawah harga di pasar reguler BEI. Pada jeda siang perdagangan hari yang sama, saham GOTO dilaporkan melorot 14% hingga mencapai batas auto rejection bawah (ARB) di level Rp 43.
Penurunan tajam ini terjadi setelah saham GOTO sempat bertahan di level Rp 50 atau yang dikenal dengan istilah ‘gocap’ selama beberapa bulan. Perubahan batas minimum harga saham oleh Bursa Efek Indonesia dari Rp 50 menjadi Rp 1 diduga turut memengaruhi pergerakan saham GOTO.
Di pasar reguler, antrean jual saham GOTO pada jeda siang terpantau membeludak. Lebih dari 1 miliar lot saham mengantre untuk dijual pada harga Rp 43. Sementara itu, nilai total transaksi saham GOTO di pasar reguler baru mencapai Rp 5,03 miliar.
Perlu dicatat bahwa transaksi saham GOTO dengan harga Rp 2 per saham, seperti yang terjadi pada transaksi-transaksi sebelumnya, biasanya merupakan harga pelaksanaan atau exercise price dari program opsi saham yang ditujukan bagi karyawan dan konsultan. Program ini dikelola oleh GoTo Peopleverse Fund (GPF).
Namun, terkait transaksi saham GOTO di pasar negosiasi BEI dengan harga Rp 2 yang terjadi hari ini, hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi yang dikeluarkan oleh pihak terkait.