Mempertimbangkan nilai jual kembali menjadi faktor penting bagi sebagian konsumen saat membeli emas perhiasan. Selain kadar dan berat emas, kondisi fisik perhiasan serta kredibilitas penjual juga perlu dicermati sejak awal pembelian.
Direktur Business & Operation PT Hartadinata Abadi Tbk, Yudho Jatmiko, menjelaskan bahwa konsumen sebaiknya memahami karakter emas perhiasan yang akan dibeli, termasuk kadar dan tujuan penggunaannya.
“Berat dan kadar adalah preferensi masing-masing konsumen yang disesuaikan dengan model emas perhiasan dan keberagaman kebutuhan konsumen,” ujar Yudho kepada Investor Daily, baru-baru ini.
Lebih lanjut, Yudho menekankan pentingnya mempertimbangkan reputasi toko, informasi produk, serta kebijakan pembelian dan penjualan kembali.
“Kondisi fisik perhiasan juga menjadi perhatian. Perhiasan yang sering digunakan tanpa perawatan berpotensi mengalami goresan, kusam atau kerusakan pada bagian tertentu,” tambah Yudho.
Oleh karena itu, Yudho menyarankan konsumen untuk mengenali karakter masing-masing perhiasan, termasuk tingkat kekerasan logam dan keberadaan batu permata. Hal ini menjadi kunci utama dalam menjaga kondisi fisik sekaligus nilai jual kembali perhiasan dalam jangka panjang.
“Caranya adalah dengan membersihkan emas perhiasan secara rutin dan menyimpannya dengan benar,” tuturnya.
Cara Merawat Emas Perhiasan
Yudho menyarankan agar emas perhiasan dilepas saat mandi, berolahraga, maupun tidur. Setelah digunakan, produk sebaiknya disimpan di tempat yang kering dan terpisah untuk mengurangi risiko goresan dan gesekan.
“Beberapa kebiasaan sehari-hari dapat membuat perhiasan emas lebih cepat kusam atau mengalami kerusakan. Misalnya, terlalu sering menggunakan perhiasan saat mandi, berolahraga, atau beraktivitas yang membuat perhiasan terpapar keringat, sabun, parfum, lotion, maupun bahan kimia lainnya,” kata Yudho.
Untuk membersihkan perhiasan di rumah, konsumen dapat merendamnya dalam air hangat yang dicampur sedikit sabun cair lembut. Setelah itu, bersihkan perlahan menggunakan kain atau sikat berbulu sangat halus.
Emas perhiasan kemudian dibilas dengan air bersih dan dikeringkan menggunakan kain lembut.
Bagi emas perhiasan yang digunakan setiap hari, Yudho mengatakan, pembersihan ringan dapat dilakukan secara berkala. Pemeriksaan kondisi juga disarankan setidaknya setahun sekali, terutama untuk memastikan pengait, sambungan, atau setting batu tetap dalam kondisi baik.
“Jika perhiasan mulai kusam, longgar atau berubah bentuk, konsumen disarankan segera melakukan pemeriksaan dan pembersihan secara profesional,” pungkas Yudho.