Thomas Tuchel Puji Agresivitas Jude Bellingham di Lapangan

Manajer Thomas Tuchel memuji agresivitas yang ditunjukkan oleh Jude Bellingham saat membela Timnas Inggris. Menurut Tuchel, pemain muda tersebut bermain lebih baik ketika menunjukkan sedikit rasa ‘marah’ di lapangan.

Pujian ini dilontarkan Tuchel setelah menyaksikan penampilan Bellingham dalam laga Inggris melawan Spanyol di UEFA Nations League yang berakhir dengan skor 2-3 untuk kemenangan Spanyol. Dalam pertandingan tersebut, Bellingham terlihat bermain dengan intensitas tinggi, bahkan sempat terlibat perselisihan dengan Marc Cucurella, bek Spanyol yang juga merupakan rekan setimnya di Real Madrid.

Meskipun demikian, perselisihan tersebut justru berujung pada assist untuk gol yang dicetak oleh Anthony Gordon. Tuchel melihat momen-momen seperti inilah yang dapat membangkitkan semangat Bellingham.

“Dia menyukainya. Dia bermain lebih baik jika hal itu terjadi,” ujar Tuchel mengenai gaya bermain Bellingham, seperti dilansir dari AFP. “Lebih baik jika dia bermain dengan sedikit amarah. Itulah yang dia lakukan. Saya pikir terkadang dia mencari momen-momen seperti itu untuk membangkitkan semangatnya.”

Menanggapi insiden antara Bellingham dan Cucurella, Tuchel berpendapat bahwa hal tersebut wajar terjadi ketika pemain belum sepenuhnya mengenal rekan setimnya di tim nasional.

“Saya rasa dia tidak mengenal rekan setimnya saat berada di tim nasional,” jelas Tuchel. “Dia ingin menang. Dia tidak mengenal rekan setimnya. Dia tetap berteman dengan mereka, tapi tidak selama 90 menit. Itulah satu-satunya gaya yang bisa dia mainkan, itulah permainannya.”

Meski memuji gaya bermain agresif Bellingham, Tuchel mengisyaratkan kemungkinan untuk mengistirahatkan sang pemain pada pertandingan berikutnya melawan Republik Ceko. Hal ini dikarenakan kekhawatiran akan kelelahan pemain berusia 23 tahun tersebut.

“Kami perlu berkonsultasi dengan tim fisioterapis. Kami tidak akan membiarkan Jude mengambil risiko apa pun. Namun dari segi gaya bermain, itulah cara dia bermain,” pungkas Tuchel.

Tinggalkan komentar