Jakarta – Seekor sapi berbobot sekitar 800 kilogram dilaporkan terperosok ke dalam septic tank di kawasan Cipayung, Jakarta Timur. Peristiwa ini memerlukan intervensi dari petugas pemadam kebakaran (damkar) untuk melakukan proses evakuasi.
Menurut Kasiops Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Abdul Wahid, kejadian tersebut berlangsung di Jalan Sapi Perah, Kelurahan Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung, pada hari Minggu kemarin.
“Evakuasi seekor sapi dengan berat kurang lebih 800 kg yang terjeblos ke dalam septic tank,” ujar Wahid pada hari Senin.
Dugaan sementara, insiden ini terjadi karena penutup septic tank yang sudah rapuh. Beban berat sapi tersebut tidak mampu ditahan oleh penutup yang sudah tidak kuat, sehingga menyebabkan sapi jatuh ke dalam lubang.
“Diduga akibat struktur penutup yang tidak mampu menahan beban, penutup tersebut jebol dan menyebabkan sapi terperosok ke dalam lubang penampungan limbah dengan kedalaman sekitar 3-5 meter,” jelasnya.
Sapi yang terjeblos tersebut merupakan bagian dari hewan kurban yang akan dijual. Kaki dan sebagian badan sapi masuk ke dalam lubang penampungan limbah tersebut.
Proses evakuasi melibatkan sejumlah personel dan membutuhkan penanganan khusus mengingat ukuran sapi yang besar serta ruang gerak yang sempit di dalam septic tank. Petugas menggunakan alat bantu seperti katrol untuk mengeluarkan sapi dari dalam lubang.
“Posisi sapi yang terjebak di dalam lubang dengan ruang gerak yang sempit dan kondisi yang cukup sulit, sehingga membutuhkan penanganan khusus oleh petugas. Evakuasi dilakukan dengan penuh kehati-hatian hingga sapi berhasil dikeluarkan dari dalam septic tank,” pungkasnya.