JAKARTA – Saham dua bank BUMN besar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dilaporkan kompak berada pada valuasi yang menarik atau murah. Kondisi ini terjadi meskipun keduanya memiliki profil kapitalisasi pasar besar (big cap) dan mencatatkan return on equity (ROE) yang tergolong baik.
Berdasarkan data yang dihimpun dari Stockbit Sekuritas per Minggu (27/9/2026), rasio Price to Earnings (PE) saham BMRI dengan periode trailing twelve months (TTM) hanya berada di angka 6,1 kali. Sementara itu, rasio PE TTM untuk saham BBNI tercatat sebesar 6,3 kali.
Pada penutupan perdagangan Jumat (25/9/2026), saham BMRI mengalami kenaikan tipis 0,25% ke level Rp 4.080. Di sisi lain, saham BBNI melemah 0,5% ke posisi Rp 3.500. Dalam sepekan terakhir, BMRI tercatat terkikis 4,2% dan BBNI terpangkas 4,1%.
Menanggapi kondisi sektor perbankan, BRI Danareksa Sekuritas memutuskan untuk mempertahankan peringkat ‘overweight’. Pilihan utama mereka jatuh pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).
Analis BRI Danareksa Sekuritas, Victor Stefano, menempatkan BBCA sebagai pilihan utama karena prospek margin bunga bersih atau net interest margin (NIM) yang dinilai relatif solid. BBCA dinilai unggul berkat kemampuannya mempertahankan porsi savings account (SA) atau tabungan di kisaran 50% selama lima tahun terakhir, sambil secara bersamaan menekan porsi deposito berjangka.
“Struktur tersebut mencerminkan kekuatan basis transaksi dan membantu menjaga biaya dana,” tulis Victor dalam risetnya.
Secara taktis untuk periode tiga bulan ke depan, pandangan terhadap sektor perbankan berada pada posisi netral. BRI Danareksa Sekuritas menilai bahwa bantalan valuasi masih tersedia, namun investor perlu tetap mencermati potensi tekanan likuiditas, kualitas aset, arus modal asing, serta ketidakpastian kebijakan makroekonomi.
BRI Danareksa mempertahankan proyeksi pertumbuhan agregat laba bersih seluruh bank di angka 4% secara tahunan pada 2026. Angka ini lebih rendah dibandingkan pertumbuhan laba bersih sebesar 11% yang tercatat pada semester I-2026.
Berikut adalah daftar rekomendasi terbaru saham bank dari BRI Danareksa Sekuritas:
- BBCA: Buy, target harga Rp 8.600
- BBRI: Not rated (terafiliasi)
- BMRI: Buy, target harga Rp 6.200
- BBNI: Buy, target harga Rp 4.800
- BRIS: Buy, target harga Rp 3.100
- BBTN: Buy, target harga Rp 1.500
- BTPS: Buy, target harga Rp 1.400
- BNGA: Buy, target harga Rp 2.100