Saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) atau Alfamart terpantau mengalami pelemahan dengan penurunan 0,40% ke level Rp 1.260 pada perdagangan Senin, 5 Oktober 2026. Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp 4,82 miliar pada saham emiten yang terafiliasi dengan konglomerat Djoko Susanto ini.
Kinerja saham Alfamart sepanjang tahun berjalan menunjukkan tren penurunan signifikan, terkoreksi 36,20%. Dalam periode yang sama, investor asing telah mencatatkan net sell kumulatif mencapai Rp 1,09 triliun.
Sebelumnya, saham AMRT mengalami penyesuaian dalam daftar indeks. Perusahaan dikeluarkan dari perhitungan indeks MSCI Global Standard dan diturunkan ke indeks MSCI Small Cap dalam tinjauan indeks MSCI periode Mei 2026.
Meskipun demikian, secara valuasi, saham Alfamart saat ini berada dalam posisi yang relatif murah jika dibandingkan dengan rata-rata historisnya. Berdasarkan data Stockbit Sekuritas, rasio price to book value (PBV) AMRT tercatat sebesar 2,94 kali. Angka ini mendekati standar deviasi -2 PBV dalam lima tahun terakhir yang berada di 2,27 kali.
Sementara itu, rasio price earning ratio (PER) AMRT tercatat sebesar 14,73 kali (TTM), yang ternyata berada di bawah standar deviasi -2 PE dalam lima tahun terakhir yang mencapai 16,82 kali. Fenomena valuasi yang menarik ini merupakan suatu kejadian yang jarang terjadi bagi saham Sumber Alfaria Trijaya.
Di tengah pergerakan harga sahamnya, Alfamart (AMRT) memutuskan untuk membagikan dividen interim untuk tahun buku 2026. Total dividen yang akan dibagikan mencapai Rp 595,83 miliar, atau setara dengan Rp 14,5 per saham. Keputusan ini didasarkan pada data keuangan per 30 Juni 2026, di mana laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp 2,02 triliun.
Dengan asumsi harga penutupan saham AMRT pada hari sebelumnya, potensi yield dividen yang ditawarkan diperkirakan sekitar 1,15%. Jadwal penetapan dividen (cum date) di pasar reguler dan pasar negosiasi adalah pada 13 Oktober 2026. Daftar pemegang saham yang berhak menerima dividen akan ditetapkan pada 15 Oktober pukul 16.00, dengan tanggal pembayaran dividen dijadwalkan pada 27 Oktober 2026.