Rupiah Melemah di Awal Oktober 2026, Dolar AS Kokoh di Puncak

Nilai tukar rupiah (IDR) kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada pembukaan perdagangan Kamis, 1 Oktober 2026. Data pasar spot exchange mencatat pelemahan terjadi sejak awal hari.

Pada pukul 09.05 WIB, nilai tukar rupiah dibuka melemah 12 poin atau 0,07% ke posisi Rp 17.906 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS tercatat menguat 0,10% ke level 101,55.

Pelemahan rupiah ini terjadi sehari setelah penutupan perdagangan Rabu (30/9/2026), di mana mata uang Garuda sempat menguat signifikan sebesar 87 poin atau 0,48% ke level Rp 17.894 per dolar AS.

Penguatan dolar AS secara global dilaporkan bertahan di dekat level tertinggi dalam dua bulan terakhir. Hal ini didukung oleh kenaikan berkelanjutan pada imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat. Kenaikan imbal hasil ini sebagian dipicu oleh kekhawatiran berlanjutnya tekanan harga energi global akibat konflik di Timur Tengah.

Sebelumnya, dolar AS sempat mendekati level tertinggi dalam dua bulan terhadap sekeranjang mata uang dengan angka 101,48. Mata uang Paman Sam ini tercatat telah menguat 2% sepanjang September 2026.

Mata uang utama lainnya menunjukkan pergerakan yang beragam. Euro tercatat sedikit melemah ke level $1,1330 per dolar AS pada awal sesi perdagangan Asia. Mata uang Eropa ini mencatat penurunan hampir 2,5% pada September 2026, yang merupakan pelemahan terbesar sejak Juli 2025.

Poundsterling Inggris bergerak datar di level $1,3264 per dolar AS. Mata uang ini sebelumnya turun 2,1% bulan lalu, juga terbebani oleh penguatan dolar. Yen Jepang turun 0,2% menjadi 157,82 per dolar AS, meskipun sempat mencatat kenaikan hampir 1,5% pada bulan sebelumnya.

Di sisi lain, dolar Australia dilaporkan turun ke level terendah dalam dua bulan di $0,6940 per dolar AS pada hari Kamis. Pelemahan ini terjadi seiring investor mengurangi perkiraan kemungkinan kenaikan suku bunga lanjutan dalam waktu dekat oleh Reserve Bank of Australia. Dolar Selandia Baru juga tertahan di dekat level terendah sejak November 2025, terakhir berada di posisi $0,5636 per dolar AS.

Tinggalkan komentar