Bandung – Stadion Si Jalak Harupat (SJH) di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menjadi tuan rumah penyelenggaraan FIFA ASEAN 2026. Acara ini tidak hanya menyajikan pertandingan sepak bola antarnegara Asia Tenggara dan undangan dari negara Asia lainnya, tetapi juga memberikan kesempatan istimewa bagi ratusan anak prasejahtera untuk hadir menyaksikan secara langsung.
Pada hari kedua penyelenggaraan, Sabtu (26/9/2026), para penonton disuguhi dua pertandingan menarik. Thailand berhasil mengalahkan Pakistan dengan skor telak 4-0, diikuti dengan kemenangan Vietnam 1-0 atas Filipina. Antusiasme warga Indonesia, khususnya di Jawa Barat, terasa hangat menyambut gelaran ini, meskipun Timnas Indonesia tidak turut serta dalam pertandingan.
Kecintaan terhadap sepak bola juga ditunjukkan oleh 300 anak prasejahtera yang turut serta dalam acara nonton bareng. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara berbuatbaik.id dan PSSI. Di antara anak-anak yang hadir, terdapat Salman Avicena Kundara dan Andika Abdul Raffa Pratama yang berasal dari Sekolah Sepakbola (SSB) Alexis.
“Senang banget bisa nonton, terima kasih buat kesempatan ini,” ujar Salman kepada tim berbuatbaik.id, mengungkapkan kegembiraannya bisa hadir di stadion.
Salman dan rekan-rekannya tampak bersemangat, ikut bersorak saat Thailand mencetak gol dan memberikan dukungan kepada Pakistan saat mereka menyerang maupun bertahan sepanjang 90 menit pertandingan.
Antusiasme serupa juga datang dari Rosyid, seorang anak berusia 9 tahun dari Komunitas Dongeng Cimahi. Bersama orang tuanya, Rosyid menyatakan rasa senangnya bisa menyaksikan langsung pertandingan FIFA ASEAN 2026 di Stadion SJH. Ia juga datang bersama seorang temannya.
Selama pertandingan berlangsung, 300 peserta yang dibina oleh CT Arsa Foundation, bersama dengan suporter lainnya, memancarkan karakter dan sikap yang hangat. Kehadiran mereka tanpa komentar negatif atau kebencian terhadap tim yang bertanding membuat laga FIFA ASEAN semakin menarik untuk disaksikan.
Para penyelenggara berharap, sikap positif dan kehangatan yang ditunjukkan oleh 300 anak-anak peserta nonton bareng dapat dicontoh oleh suporter dari setiap negara yang hadir. Diharapkan, gelaran FIFA ASEAN 2026 tidak hanya melahirkan juara baru, tetapi juga menciptakan kenangan indah bagi seluruh pihak yang terlibat dan menyaksikannya.