Prabowo Panggil Menteri dan Dirut BPJS, Fokus Evaluasi Pelayanan dan Anggaran

Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri dan Direktur Utama (Dirut) BPJS ke Istana Kepresidenan, Jakarta, untuk membahas evaluasi pelayanan lembaga tersebut. Rapat ini dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, dan Dirut BPJS Prihati Pujowaskito.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan akan melaporkan mengenai anggaran BPJS untuk tahun 2027, termasuk suntikan dana sebesar Rp 20 triliun yang telah disetujui. “Ini kan kemarin sudah disetujui injeksi Rp 20 triliun ke BPJS, saya dengan Pak Suahasil (Menkeu Suahasil Nazara) dan juga Pak Imin (Menko PM Muhaimin Iskandar). Ini akan memperbaiki kondisi keuangan BPJS tahun ini. Nah Bapak Presiden ingin diupdate bagaimana kondisi keuangan BPJS untuk 2027 dan seterusnya,” ujar Budi.

Budi menekankan pentingnya perbaikan BPJS tidak hanya dari sisi keuangan, tetapi juga peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat. Ia menyoroti perlunya peningkatan kualitas pembayaran BPJS kepada rumah sakit, agar rumah sakit juga dapat meningkatkan kualitas layanan mereka kepada pasien. “Karena itu harus diperbaiki dan kalau bisa perbaikannya bukan hanya dari sisi keuangan BPJS saja, tapi bagaimana BPJS bisa meningkatkan kualitas layanannya ke rumah sakit-rumah sakit, kualitas pembayarannya ke rumah sakit-rumah sakit, dan rumah sakit-rumah sakit juga bisa meningkatkan kualitas layarannya ke masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Menteri Kesehatan menggarisbawahi keluhan masyarakat terkait layanan BPJS, seperti antrean yang lama dan adanya pembedaan akses bagi pasien BPJS. “Yang penting yang di situ, jangan sampai kita sudah tingkatkan kelancaran pembayarannya, tapi masyarakat antreannya tetap lama, masyarakat dibedakan, kalau dia masyarakat BPJS lebih sulit aksesnya,” kata Budi. Ia menambahkan, “Atau juga kalau misalnya masyarakat masuk ternyata layanannya nggak bagus, gitu, yang di rumah sakit-rumah sakit kan banyak sekali keluhan-keluhannya akhir-akhir ini. Nah itu sebenarnya ingin diupdate sekarang.”

Sementara itu, Dirut BPJS Prihati Pujowaskito menyampaikan bahwa pihaknya akan menerima arahan langsung dari presiden terkait upaya peningkatan layanan BPJS. “Kita laporkan semuanya soal BPJS kesehatan, capaian-capaian dan pelayanan-pelayanan sehigga nanti bisa mendapatkan arahan dari presiden,” tuturnya.

Tinggalkan komentar