JAKARTA – Polda Bengkulu memberikan respons tegas terhadap aksi oknum polisi yang viral meledek peserta unjuk rasa memperingati Hari Tani pekan lalu. Polda Bengkulu menyatakan tidak membenarkan perilaku tersebut dan telah melakukan pemeriksaan serta tindakan disiplin terhadap personel yang bersangkutan.
Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Imam Wijayanto menyampaikan hal ini melalui akun Instagram resmi Polda Bengkulu pada Selasa (29/8/2029). Menurutnya, kasus ini ditangani langsung oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Bengkulu. Dalam foto yang beredar, oknum polisi tersebut terlihat mengenakan baju bertuliskan ‘patsus’.
“Dapat kami sampaikan, Polda Bengkulu, melalui Bid Propam, telah melaksanakan evaluasi dan pemeriksaan terkait berita viral yang terjadi pada saat pelayanan unjuk rasa di Pemprov Bengkulu pada tanggal 24 September 2026,” kata Imam.
Imam menegaskan bahwa personel yang bersangkutan telah diamankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. “Saat ini salah satu personel Polda Bengkulu telah diamankan dan dilakukan tindakan disiplin untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ujarnya.
Polda Bengkulu juga menyampaikan permohonan maaf atas sikap personel yang dianggap tidak terpuji saat bertugas mengamankan aksi unjuk rasa. Lebih lanjut, Polda Bengkulu menyatakan akan melakukan evaluasi internal dan tidak akan mentolerir perilaku yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat.