Polda Banten Selidiki Dugaan Penimbunan BBM Subsidi, Temukan Lokasi Kosong dan Drum Bekas

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Banten melakukan penyelidikan terhadap lokasi yang dicurigai sebagai tempat penimbunan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Lokasi yang didatangi berada di Jalan Lingkar Selatan, Citangkil, Kota Cilegon. Namun, saat dilakukan pemeriksaan, polisi tidak menemukan adanya BBM, melainkan hanya menemukan tempat yang kosong dengan sejumlah drum dan jeriken bekas.

Kabid Humas Polda Banten, Kombes Maruli Ahlies Hutapea, menjelaskan bahwa pihaknya mendapatkan laporan mengenai dugaan aktivitas penimbunan BBM bersubsidi. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas melakukan pemantauan awal menggunakan drone untuk mengamati kondisi di area yang dimaksud sebelum melakukan pengecekan langsung.

“Kami melakukan pemantauan dari udara menggunakan drone, kemudian dilanjutkan dengan pengecekan langsung ke lokasi yang dimaksud,” ujar Kombes Maruli.

Hasil pemeriksaan yang dilakukan pada Senin (28/9) menemukan sekitar tujuh jeriken kosong, sepuluh drum kosong, dan dua kempu yang juga dalam keadaan kosong. Saat petugas tiba di lokasi, tempat tersebut dalam keadaan sepi, tanpa ada orang maupun aktivitas yang mencurigakan.

“Dari hasil pengecekan di lokasi, ditemukan beberapa wadah berupa jeriken, drum, dan kempu, namun seluruhnya dalam keadaan kosong. Kami juga tidak menemukan orang maupun aktivitas kegiatan di lokasi,” jelasnya lebih lanjut.

Kombes Maruli mengimbau masyarakat untuk tidak segan melaporkan kepada pihak kepolisian jika menemukan atau mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi. Laporan tersebut akan segera ditindaklanjuti untuk dilakukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut sesuai prosedur hukum yang berlaku.

“Apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan BBM, segera sampaikan kepada pihak kepolisian, sehingga dapat dilakukan pengecekan dan penanganan sesuai ketentuan yang berlaku. Masyarakat juga dapat menghubungi Call Center Polri 110 untuk menyampaikan informasi atau laporan,” tutupnya.

Tinggalkan komentar