IHSG Menguat Tipis, Saham ASGR dan BKSL Melonjak di Awal Perdagangan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan sesi I pada Rabu (30/9/2026) dengan pelemahan tipis 3,65 poin atau 0,06% ke level 6.118,04. Indeks utama pasar modal Indonesia ini bergerak bervariasi dalam rentang 6.118 hingga 6.145.

Di tengah pergerakan IHSG, saham PT Astra Graphia Tbk (ASGR) dan PT Sentul City Tbk (BKSL) tampil perkasa dan masuk dalam jajaran saham-saham dengan perolehan keuntungan tertinggi (top gainers).

Volume perdagangan pada menit-menit awal sesi mencatat 1,36 miliar saham yang berpindah tangan dengan total nilai transaksi mencapai Rp 367,86 miliar. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 53.041 kali.

Secara sektoral, pergerakan pasar menunjukkan 304 saham menguat, 151 saham melemah, dan 203 saham lainnya bergerak stagnan.

Analis dari Reliance Sekuritas memprediksi IHSG akan mengalami penguatan pada hari ini, dengan perkiraan level support di 6.053 dan resistance di 6.202. Mayoritas indeks saham Asia pada pagi ini juga menunjukkan tren positif, seperti Indeks Nikkei225 yang melonjak 1,22% dan Kospi yang naik 0,78%.

Secara teknikal, Reliance Sekuritas mengamati bahwa candle terakhir IHSG membentuk pola doji, yang merupakan pola pembalikan arah (reversal pattern). Indikator Stochastic juga menunjukkan golden cross di area oversold. “Dengan demikian, kami memperkirakan IHSG akan mengalami penguatan,” ujar Reliance Sekuritas dalam risetnya.

Reliance Sekuritas merekomendasikan saham pilihan untuk diperhatikan, yaitu TPIA, UNVR, BNBR, dan VKTR.

Saham Unggulan di Awal Perdagangan

Pada sesi I perdagangan, saham PT Astra Graphia Tbk (ASGR) dan PT Sentul City Tbk (BKSL) berhasil mencuri perhatian dengan lonjakan harga yang signifikan, menempatkan keduanya dalam daftar top gainers.

Harga saham ASGR melonjak 18,92% ke level Rp 2.640, sementara saham BKSL melesat 17,81% mencapai Rp 86.

Selain ASGR dan BKSL, saham-saham lain yang juga menunjukkan performa impresif di jajaran top gainers antara lain PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS) yang naik 17,81% menjadi Rp 86, PT Semacom Integrated Tbk (SEMA) meningkat 12,62% ke Rp 464, dan PT Sigma Energy Compressindo Tbk (SICO) yang menguat 7,48% ke Rp 115.

Di sisi lain, saham PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) mengalami koreksi tajam hingga menyentuh batas auto rejection bawah (ARB) dan memimpin daftar saham-saham dengan penurunan terbesar (top losers).

Harga saham FORU ambles 14,5% menjadi Rp 224.

Tinggalkan komentar