Perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) lintas Jakarta Kota-Bogor, yang dikenal sebagai Red Line, mengalami gangguan signifikan pada Rabu (30/9/2026). Sebuah pohon tumbang di antara Stasiun Universitas Indonesia (UI) dan Stasiun Pasar Minggu menjadi penyebab utama keluhan penumpang yang harus menunggu lebih lama dari biasanya.
Anak kereta, sapaan akrab bagi penumpang KRL, melaporkan bahwa kereta sempat berhenti total selama kurang lebih 40 menit menuju arah Pasar Minggu. Setelah melanjutkan perjalanan, setiap pemberhentian di stasiun pun memakan waktu tambahan antara 10 hingga 15 menit karena harus bergantian jalur dengan kereta lain.
“Stuck sampai arah Pasar Minggu, 40 menit terus berangkat lagi. Setiap berhenti di stasiun nunggu 10-15 menit karena nunggu kereta bergantian jalur,” ungkap Della, salah seorang anker red line yang berangkat dari Stasiun Manggarai.
Situasi serupa juga dialami oleh penumpang lain, Dea Puspa. Ia menceritakan bahwa antrean penumpang terlihat menumpuk di setiap stasiun akibat terganggunya jadwal KRL. Dea sendiri sempat tertahan selama setengah jam di Stasiun Tebet.
“Ini KRL udah jalan, infonya sudah normal lagi, tapi penumpang udah numpuk di tiap Stasiun. Kereta sudah jalan dari Pasar Minggu. (Sempet stuck) 30 menit di Tebet,” ujarnya.
Menurut Dea, kondisi di peron sangat padat ketika kereta sempat berhenti lama. Pihak KAI Commuter Line telah memberikan informasi mengenai penyebab keterlambatan, yaitu adanya insiden pohon tumbang.
“Padat yang nunggu di peron dan di dalam kereta juga padat. Infonya ada pohon tumbang di antara Stasiun UI dan Pancasila,” ucapnya.
Meskipun perjalanan KRL kembali normal setelah keterlambatan tersebut, saat memasuki Stasiun UI, sisa-sisa batang pohon yang telah ditebang dan kabel listrik yang menjuntai masih terlihat. Hal ini memaksa kereta untuk berjalan lebih lambat.
“Pas mau masuk Stasiun UI kecepatan melambat aja, kelihatan ada tumpukan kayu pohon yang sudah digergaji dan kabel listrik menjuntai-juntai,” imbuhnya.
Sebelumnya, KAI Commuter melalui akun X resminya pada pukul 14.37 WIB, Rabu (30/9/2026), telah menyampaikan pengumuman mengenai gangguan pada perjalanan KRL rute Jakarta Kota-Bogor. Penyebabnya adalah pohon tumbang yang sedang dalam penanganan petugas.
“Mohon maaf atas keterlambatan perjalanan Commuter Line Bogor sehubungan adanya pohon tumbang di antara Stasiun Universitas Indonesia-Pasar Minggu dan dalam penanganan petugas,” tulis KAI Commuter.
KAI Commuter menyatakan bahwa perjalanan KRL masih menunggu lintasan dinyatakan aman untuk dilalui. Penumpang diimbau untuk tetap mengikuti arahan dan informasi dari petugas di lapangan.
“Perjalanan Commuter Line saat ini masih menunggu aman di lokasi untuk dilalui. Kami mengimbau kepada para pengguna untuk mengikuti arahan dan informasi dari petugas di lapangan. Pembaruan informasi akan kami update seiring dengan perkembangan di lokasi,” ujar KAI Commuter.