Pertamina International Shipping Kenalkan Profesi Maritim pada Siswa SD Cilegon

Sebanyak 50 siswa sekolah dasar di Kota Cilegon, Banten, mulai diperkenalkan dengan berbagai profesi di sektor maritim. Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperluas literasi kemaritiman sejak dini.

Kegiatan yang dikemas dalam program Ocean LiteraSEA: Ocean Capacity ini diselenggarakan oleh PT Pertamina International Shipping (PIS) di SD Negeri Tanjung Sekong, Kecamatan Pulomerak. Para siswa dari SD Negeri Tanjung Sekong dan SDN Widyatama tidak hanya dikenalkan pada ekosistem laut, tetapi juga mendapatkan gambaran mengenai industri maritim, ragam pekerjaan di sektor kelautan, serta jalur pendidikan yang perlu ditempuh untuk berkarier di bidang tersebut.

Pjs. Corporate Secretary PIS, Vega Pita, menjelaskan bahwa pengenalan dunia kemaritiman sejak dini sangat penting untuk membuka wawasan anak-anak yang tinggal di wilayah pesisir mengenai peluang yang tersedia di sektor ini.

“Laut bukan hanya ruang hidup hari ini, tetapi juga ruang masa depan bagi generasi muda kita. Melalui Ocean Capacity, PIS ingin membuka wawasan dan imajinasi anak-anak pesisir bahwa laut menyimpan begitu banyak peluang, baik untuk belajar, berkarya, dan suatu hari kelak menjadi bagian dari industri maritim Indonesia,” ujar Vega dalam keterangannya.

Materi kemaritiman disampaikan melalui metode interaktif, termasuk permainan Ocean Challenge untuk mengenal ekosistem laut, lomba menggambar bertema laut, cerdas cermat kelautan, dan sesi mendongeng menggunakan buku bertema kemaritiman.

SD Negeri Tanjung Sekong juga mendapatkan dukungan revitalisasi perpustakaan serta tambahan buku-buku bertema laut sebagai bagian dari kegiatan ini.

Sejak dimulai pada tahun 2023, program Ocean LiteraSEA telah menjangkau 69 sekolah pesisir dan lebih dari 5.500 siswa. Program ini juga telah melahirkan 40 guru tersertifikasi sebagai pengajar ilmu kelautan dan merevitalisasi 25 perpustakaan sekolah.

Program Ocean LiteraSEA merupakan bagian dari pilar Advancing Education dalam inisiatif SEAnergi, yang bertujuan mendorong penguatan literasi kemaritiman di wilayah pesisir.

Vega menekankan bahwa pengembangan industri maritim tidak hanya membutuhkan kapal, teknologi, dan investasi, tetapi juga ketersediaan sumber daya manusia yang memahami dunia kelautan.

“Bagi PIS, membangun masa depan maritim tidak cukup hanya dengan kapal, teknologi, dan investasi. Kita juga harus menyiapkan manusianya sejak dini, agar tumbuh generasi yang mencintai laut, memahami potensinya, dan memiliki keberanian untuk mengambil peran di dalamnya,” tegas Vega.

Kepala SD Negeri Tanjung Sekong, Muawana, menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Ia menilai kegiatan ini sejalan dengan upaya sekolah untuk meningkatkan kemampuan literasi para siswa.

“Semoga dengan adanya kegiatan literasi dari Ocean LiteraSEA Pertamina International Shipping ini bisa membangkitkan semangat anak kami untuk belajar literasi di sekolah,” harap Muawana.

Tinggalkan komentar