Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus berupaya memastikan konektivitas infrastruktur jalan di seluruh kabupaten dan kota berjalan optimal dan merata. Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan bahwa pembenahan infrastruktur transportasi darat menjadi fokus utama pemerintah daerah untuk mendorong mobilitas masyarakat dan mempercepat pertumbuhan ekonomi kawasan.
“Hari ini kita sedang melihat progres pembangunan jalan di daerah di Ketapang ya, tentunya ini adalah salah satu bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk memperbaiki jalan-jalan terutama di jalan wewenang Provinsi Lampung di seluruh Lampung,” ujar Rahmat dalam keterangannya, Selasa (29/9/2026).
Peninjauan langsung progres penanganan dan perbaikan jalan provinsi pada ruas Ketapang Negara Ratu, Kecamatan Sungkai Utara, dilakukan pada Senin (28/9). Proyek perbaikan jalan tersebut menelan anggaran Rp6,8 miliar.
Menyinggung kondisi jalan provinsi di Kabupaten Lampung Utara, Rahmat menjelaskan bahwa mayoritas jalan tersebut kini telah berada dalam status mantap. Ia memaparkan bahwa dari total 156 km jalan provinsi di Lampung Utara, 93 persen dalam kondisi baik, sementara 7 persen sisanya masih dalam perbaikan.
“Yang 7 persen ini masih belum keadaan mantap. Ini yang akan kita dorong terus tahun-tahun ke depan supaya bisa diperbaiki,” jelasnya.
Ia menambahkan, perbaikan jalan sangat krusial karena menyangkut hajat hidup masyarakat secara langsung di berbagai sektor strategis. “Ya tentu, jalan (adalah) urat nadi utama ekonomi, sosial, pendidikan, dan lain-lain itu, semua butuh jalan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Rahmat menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten agar pembangunan ruas jalan tidak berjalan terpisah, melainkan saling tersambung. Berkat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara, pemerintah pusat melalui Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah mengalokasikan anggaran puluhan miliar rupiah untuk perbaikan ruas jalan penghubung tingkat kabupaten.
“Intinya atas dorongan Pak Bupati, Pak Presiden memberikan Inpres Jalan Daerah untuk jalan kabupaten, jalan kabupaten di Ketapang sampai Gunung Betuah dan pernah ke Kalicinta. Tujuannya apa? Kami sudah bangun jalan provinsinya, kabupaten membangun jalan kabupatennya, sehingga jalurnya itu terintegrasi,” paparnya.
“Total-total jalan kabupaten yang dibangun 76 miliar. Dimulai bulan Oktober akhir ini. Dan warga Lampung Utara, alhamdulillah dorongan Pak Bupati, perjuangan kita sama-sama. Pak Presiden juga membantu lewat Inpres Jalan Daerah sebanyak 76 miliar rupiah untuk jalan kabupaten,” sambungnya.
Melalui integrasi jalan provinsi dan Inpres Jalan Daerah ini, akses antar kecamatan di Lampung Utara diharapkan semakin terbuka lebar, menekan biaya logistik, serta memacu kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.