MS Glow Beauty Berangkatkan 10 Pemenang Program “Umroh Jalur Rajin Tarawih”

MS Glow Beauty, salah satu unit bisnis J99 Corp, telah memberangkatkan 10 penerima program apresiasi “Rajin Tarawih Dapat Umroh” menuju Tanah Suci. Pemberangkatan ini merupakan puncak dari rangkaian program yang telah dimulai sejak Ramadan 2026.

Sebelum bertolak ke Tanah Suci, para jemaah yang terpilih mengikuti serangkaian acara, termasuk pengajian, doa bersama, dan prosesi pelepasan yang dikemas dalam “MS Glow Beauty Goes to Baitullah”. Program ini didedikasikan sebagai bentuk penghargaan bagi masyarakat yang secara tekun menjalankan salat tarawih di masjid selama bulan Ramadan.

Penerima apresiasi umrah berasal dari berbagai kalangan profesi, mulai dari asisten rumah tangga, pekerja bangunan, guru PAUD, petani, pedagang keliling, guru mengaji, hingga ibu rumah tangga. MS Glow Beauty menekankan bahwa keberagaman latar belakang ini sejalan dengan semangat program, yaitu memberikan kesempatan ibadah ke Tanah Suci melalui ketekunan sederhana.

Founder MS Glow Beauty, Shandy Purnamasari, menyatakan bahwa program “Rajin Tarawih Dapat Umroh” lahir dari keinginan tulus untuk mengapresiasi masyarakat yang menjaga semangat ibadah selama Ramadan. Ia berharap hadiah umrah ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga pengalaman spiritual yang membawa kebaikan bagi para penerima dan keluarga mereka.

“Kami ingin memberikan apresiasi kepada bapak dan ibu yang selama Ramadan kemarin dengan tekun menjalankan ibadah tarawih. Mungkin bagi sebagian orang, umrah adalah sebuah impian yang membutuhkan waktu panjang untuk bisa diwujudkan. Karena itu, kami bersyukur bisa menjadi bagian kecil dari perjalanan mereka menuju Tanah Suci,” ujar Shandy.

Shandy menambahkan bahwa keberangkatan para penerima menjadi momen yang sangat membahagiakan bagi MS Glow Beauty. Ia berharap perjalanan ibadah tersebut memberikan pengalaman berkesan sekaligus membawa keberkahan bagi para jemaah.

“Kami cuma berharap bapak dan ibu di sana ibadahnya mabrur. Semoga pulang dari Tanah Suci, doa-doanya dijabah, keluarga diberikan kesehatan dan keberkahan, dan mudah-mudahan suatu hari nanti bisa berangkat umrah lagi. Kami ingin kebahagiaan ini tidak berhenti di keberangkatan saja, tapi terus dibawa pulang ke keluarga dan lingkungan masing-masing,” lanjut Shandy.

Salah satu penerima apresiasi, Kasnawi (46), seorang buruh tani asal Bojonegoro, mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan yang diberikan. Ia mengaku tidak pernah membayangkan dapat menunaikan ibadah umrah mengingat profesinya sebagai buruh tani.

“Pekerjaan saya hanya buruh tani. Apa mungkin saya bisa umrah? Berkat Bu Shandy dan Pak Gilang melalui program ini, saya bisa berangkat umrah. Saya sangat bersyukur dan tidak menyangka bisa mendapatkan kesempatan seperti ini,” ungkap Kasnawi.

Bagi Kasnawi, kesempatan ini bukan hanya sekadar perjalanan ibadah, melainkan juga pengalaman berharga yang akan selalu ia kenang. Ia berharap dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan baik dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat.

Keberangkatan 10 penerima program “Rajin Tarawih Dapat Umroh” ke Tanah Suci pada 20 September 2026 menjadi penutup rangkaian program yang dimulai sejak Ramadan 2026. Momen ini sekaligus menandai awal dari perjalanan spiritual yang diharapkan membawa keberkahan bagi para jemaah, keluarga, serta lingkungan di sekitar mereka.

Tinggalkan komentar