Kecerdasan buatan (AI) terus memengaruhi peta kekayaan para konglomerat teknologi global. Pendiri dan CEO Dell Technologies, Michael Dell, kini resmi menduduki peringkat keempat orang terkaya di dunia dengan kekayaan melampaui US$ 273 miliar atau sekitar Rp 4.918,8 triliun.
Kenaikan tajam kapitalisasi pasar Dell Technologies terjadi setelah laporan dan penilaian positif dari bank investasi Morgan Stanley. Lonjakan harga saham ini mendorong nilai kekayaan Michael Dell melampaui Mark Zuckerberg, CEO Meta, dan Sergey Brin, pendiri Google. Berdasarkan catatan Forbes, kekayaan Dell bertambah lebih dari US$ 11 miliar hanya dalam satu hari perdagangan pada Jumat (25/9/2026), sempat menyentuh US$ 276,4 miliar sebelum stabil di angka US$ 273,7 miliar pada Senin (28/9/2026).
Lonjakan kekayaan Dell menegaskan dominasi sektor teknologi dalam perekonomian global. Total kekayaan 10 orang terkaya di dunia kini telah menembus US$ 3 triliun. Menariknya, seluruh figur dalam daftar 10 besar tersebut adalah warga negara Amerika Serikat (AS), dengan sembilan di antaranya membangun kekayaan dari industri teknologi.
Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia Versi Forbes (Selasa, 28/9/2026)
- 1. Elon Musk (US$ 929 Miliar): Tesla, SpaceX, xAI, X.
- 2. Jeff Bezos (US$ 369,6 Miliar): Amazon, Amazon Web Services, Blue Origin.
- 3. Larry Page (US$ 282,3 Miliar): Alphabet (Google).
- 4. Michael Dell (US$ 273,7 Miliar): Dell Technologies.
- 5. Sergey Brin (US$ 259,8 Miliar): Alphabet (Google).
- 6. Mark Zuckerberg (US$ 257,6 Miliar): Meta (Facebook, Instagram, WhatsApp).
- 7. Jensen Huang (US$ 194,9 Miliar): Nvidia.
- 8. Larry Ellison (US$ 181,1 Miliar): Oracle.
- 9. Steve Ballmer (US$ 160,2 Miliar): Microsoft, LA Clippers.
- 10. Warren Buffett (US$ 143,7 Miliar): Berkshire Hathaway.
Pencapaian Michael Dell merupakan potret transformasi bisnis yang fenomenal. Dell merintis perusahaannya pada 1984 dengan modal awal US$ 1.000. Berawal dari perakitan dan penjualan komputer pribadi (PC), Dell Technologies kini bertransformasi menjadi penyedia server, penyimpanan data, dan infrastruktur komputasi berskala besar.
Saat ini, Dell Technologies menjadi salah satu penerima manfaat terbesar dari maraknya pembangunan pusat data AI di seluruh dunia. Perusahaan-perusahaan teknologi terkemuka membutuhkan server berkinerja tinggi serta kapasitas penyimpanan masif untuk melatih dan menjalankan model-model kecerdasan buatan, yang pada akhirnya mendongkrak pendapatan serta nilai saham Dell secara signifikan.
Revolusi kecerdasan buatan (AI boom) dalam beberapa tahun terakhir tidak hanya mengubah lanskap operasional industri global, tetapi juga memicu redistribusi kekayaan di kalangan taipan teknologi. Kebutuhan akan daya komputasi yang sangat besar membuat permintaan terhadap infrastruktur keras, seperti cip grafis buatan Nvidia serta server dan sistem penyimpanan data buatan Dell dan Oracle, meningkat pesat.
Pergeseran fokus pasar saham dari sekadar platform perangkat lunak menuju penyedia infrastruktur fisik dan komputasi awan menjadi pendorong utama meroketnya nilai kapitalisasi perusahaan-perusahaan teknologi AS. Hal ini menempatkan para pendiri dan eksekutif puncak sektor ini di jajaran teratas miliarder global.