Mantan Pimpinan Ponpes di NTB Diperiksa Polisi Terkait Dugaan Pelecehan Santriwati

Mataram – Mantan pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Abul Barokat Wannafaat, Ahmad Imanuddin Sumar alias AIS atau akrab disapa Abah, telah menjalani pemeriksaan oleh Unit PPA Satreskrim Polresta Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Pemeriksaan ini terkait dengan dugaan kasus pelecehan seksual yang dilaporkan oleh sejumlah santriwati.

AIS diperiksa pada hari Senin (28/9/2026). Dalam proses pemeriksaan, istri AIS juga turut hadir dan keluar dari ruang pemeriksaan. Keduanya dimintai keterangan dalam penyelidikan kasus yang sama.

“Ada 52 pertanyaan. Kita tiba jam 08.00, dua-duanya diperiksa Abah dan Umi,” ungkap Kuasa hukum AIS, Yuda, kepada wartawan, Selasa (29/9/2026).

Yuda menjelaskan bahwa pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh tim penyelidik masih berfokus pada isi video investigasi yang dirilis oleh BBC News Indonesia. Video tersebut mengungkap dugaan pelecehan seksual yang dilakukan terhadap sejumlah santriwati. Pihaknya menegaskan bahwa kliennya membantah seluruh tuduhan tersebut.

“Pertanyaannya terkait yang di BBC itu dugaan pelecehan seksual. Kita tetap fokus sama laporan ini, kita tetap kopratif menjawab, keterangan Abah tetap pada prinsipnya tidak merasa melakukan pelecehan terhadap santri-santrinya,” jelas Yuda.

Kepala Unit PPA Polresta Lombok Tengah, Aiptu Pipin Setyaninggrum, membenarkan adanya pemeriksaan terhadap Abah AIS. Namun, ia belum dapat memberikan rincian lebih lanjut mengenai hasil pemeriksaan tersebut.

“Iya diperiksa, tapi keterangannya besok saja ya,” ujar Pipin.

Tinggalkan komentar