Lamine Yamal Ungkap Rahasia Bongkar Kelemahan Dominik Livakovic di Laga Spanyol vs Kroasia

Lamine Yamal menyumbang dua gol untuk kemenangan telak Spanyol atas Kroasia dengan skor 4-1 dalam laga UEFA Nations League. Salah satu golnya tercipta melalui tembakan dari sudut sempit di sisi kanan gawang lawan. Yamal berani melakukan hal tersebut karena sudah mengetahui kelemahan kiper Kroasia, Dominik Livakovic, yang juga merupakan rekan setimnya di Barcelona.

Pertandingan yang digelar di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan tersebut diawali dengan gemuruh penonton saat laga belum genap berjalan dua menit. Yamal berhasil memanfaatkan umpan silang dari Alex Baena dengan tembakan first-time yang mengarah ke sudut kiri gawang Kroasia.

Gol kedua Yamal tercipta pada menit ke-63. Menerima umpan dari Pedri, pemain muda itu melepaskan tembakan ke tiang dekat dari sisi kanan, memanfaatkan celah di antara penjagaan Livakovic. Gol ini mendapatkan apresiasi meriah dari para suporter yang kagum dengan kecerdikan pemain berdarah Maroko tersebut.

Usai pertandingan, Yamal menjelaskan alasannya di balik gol tersebut. “Saya sudah mengenalnya dari sesi latihan (di Barcelona), saya memikirkan sesi latihan kami, apa yang dia lakukan, dan seketika itu muncul saja dalam pikiran saya,” ujar Yamal, seperti dikutip dari Marca.

Yamal tampil luar biasa dalam laga ini. Selain mencetak dua gol, ia juga memberikan assist untuk gol yang dicetak oleh Marc Pubill di babak pertama. Gol keempat Spanyol yang dicetak oleh Nico Williams di akhir laga, Yamal sudah digantikan oleh Victor Munoz.

Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, memberikan pujian atas performa anak asuhnya tersebut, yang digadang-gadang menjadi kandidat kuat peraih Ballon d’Or tahun ini. “Lamine sangat bersemangat untuk terus berkembang dan menunjukkan kepada dunia sosok pesepak bola seperti apa dirinya,” ujar sang pelatih.

“Sikapnya yang sangat rendah hati justru membuatnya semakin hebat. Kita telah menikmati aksi magisnya yang ia persembahkan bagi tim. Di masa mendatang, ia akan semakin diakui berkat kontribusinya serta perannya dalam permainan kolektif tim,” tegas De la Fuente.

Tinggalkan komentar