SOLO – Sebuah warung makan bernama ‘TOKO PAK MUL’ di kawasan Mojosongo, Solo, Jawa Tengah, menjadi perbincangan hangat di media sosial. Keunikan warung ini terletak pada sebuah tulisan mural di bagian depannya yang berbunyi, ‘jika tutup berarti lagi bad mood’. Pemilik warung, Chandra Muzty, akhirnya buka suara mengenai asal-usul tulisan yang membuatnya viral tersebut.
Chandra menjelaskan bahwa tulisan tersebut sebenarnya adalah sebuah candaan. Ia mengakui bahwa warungnya tidak memiliki jam operasional yang pasti. “Jadi memang enggak ada jam buka-tutup. Daripada banyak pertanyaan, ‘Kok tutup? Ning endi?’ (di mana?), ditulis saja bad mood. Sebenarnya enggak begitu,” ungkapnya kepada wartawan.
Ia menambahkan bahwa warungnya seringkali tutup karena dirinya harus keluar rumah untuk berbagai keperluan, seperti mengantar anak mengikuti kegiatan les atau urusan lainnya. Alih-alih membuat pelanggan bingung, ia memilih menggunakan kalimat “bad mood tutup” sebagai lelucon. “Sebenarnya cuma kata-kata saja, Mbak. Kalau bad mood ya enggak, masak bad mood tutup, ya enggak mungkin. Seperti tadi Mbaknya ke sini kan tutup, itu saya lagi keluar. Terus nanti kalau mengantar anak les, tutup,” jelasnya.
Lebih lanjut, Chandra mengungkapkan bahwa tulisan “bad mood tutup” itu juga merupakan respons terhadap candaan para tetangga. Ia mengaku seringkali mendapat ledekan karena warungnya tidak selalu buka setiap saat. “Kalau Mbaknya tanya review ke tetangga, pasti tahu. ‘Ora niat dodol, ora butuh duit’ (enggak niat jualan, enggak butuh uang),” kelakarnya.