Kebakaran Tanah Abang: Rina Selamatkan Ponsel, Warga Berharap Bantuan

JAKARTA – Tiga unit rumah di kawasan padat penduduk, Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, dilalap api pada Rabu (30/9/2026) dini hari. Rina (34), salah seorang korban, menceritakan detik-detik mencekam saat kebakaran terjadi dan hanya sempat menyelamatkan ponselnya.

Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 01.15 WIB. Rina mengaku awalnya mengira listrik padam biasa saat lampu di rumahnya tiba-tiba mati. “Saya, saya pikir itu mati lampu biasa. Saya cuma masih ngepasin anak saya aja karena masih bangun, eh anak saya tiba-tiba bangun. Lalu tiba-tiba di depan ada orang teriak, baru kita tahu itu posisinya ada api dari luar,” tuturnya.

Ketika mendengar teriakan warga, Rina segera keluar dari rumah. Ia mengungkapkan bahwa dalam kepanikan itu, barang berharga lainnya tak sempat terselamatkan. “Saya ketika orang teriak, saya baru terbangun langsung keluar rumah aja, Pak. Saya enggak tahu, udah enggak membawa apa-apa. Saya cuma membawa untung HP satu karena posisinya kan gelap, saya pikir untung saya pegang karena mati lampu, iya. Kalau nggak jadi senter, itu juga nggak akan terbawa, Pak. Semua surat, segala macam, nggak ada yang terbawa sama sekali,” ungkapnya.

Rina menambahkan bahwa saat kejadian, seluruh anggota keluarganya berada di rumah. Total ada 11 orang dari tiga kepala keluarga yang menghuni rumah tersebut, termasuk ibunya, Atun (59), dan anak-anaknya. “Ada semuanya. Lengkap, semua keluarga saya lengkap di dalam. Saya ada tiga KK, satu satu kepala keluarga ada saya, ada 11 orang seluruhnya di dalam rumah saya,” katanya.

Dengan kondisi rumah yang ludes terbakar, Rina berharap dapat kembali memperbaiki tempat tinggalnya. Ia juga memohon bantuan dari berbagai pihak untuk keluarganya. “Iya, harapan saya sih ya mudah-mudahan bisa dapat rezeki, Pak. Bisa bangun lagi rumah. Saya enggak tahu mau ke mana lagi sekarang. Kita mau lihat dulu aja ke depannya gimana, enggak tahu. Mudah-mudahan ada rezeki ya, bisa buat diperbaiki lagi. Iya (berharap bisa dapat bantuan). Itu doang sih, Pak,” imbuhnya.

Kepala piket Sudin Penanggulangan Kebakaran Jakarta Pusat, Kurniawan, menyatakan bahwa api berhasil dipadamkan setelah upaya penanganan selama kurang lebih satu jam. “Ada tiga unit rumah yang terbakar,” ujarnya.

Sebanyak 23 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api yang mulai menjalar sekitar pukul 01.15 WIB. Api berhasil dilokalisasi pada pukul 02.04 WIB dan proses penanganan rampung sekitar pukul 03.15 WIB. Syukurlah, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Tinggalkan komentar