JAKARTA – Manchester City menghadapi potensi sanksi berat setelah didakwa melakukan pelanggaran finansial. Namun, hal tersebut ditegaskan tidak mengganggu fokus tim nasional Inggris selama jeda internasional.
City didakwa bersalah atas 114 dari 115 tuduhan pelanggaran finansial yang terjadi antara tahun 2009 hingga 2023. Sanksi yang mengancam klub berjuluk The Citizens ini sangat beragam, mulai dari pengurangan poin, denda finansial, pencabutan gelar, hingga degradasi. Pihak City sendiri dilaporkan membantah seluruh dakwaan tersebut.
Saat ini, terdapat tiga pemain Manchester City yang memperkuat timnas Inggris, yaitu Marc Guehi, Elliot Anderson, dan Nico O’Reilly. Dalam pertandingan terakhir melawan Spanyol yang berakhir dengan kekalahan 2-3 untuk Inggris di Stadion Wembley pada Minggu (27/9/2026) dini hari WIB, Marc Guehi dan Nico O’Reilly melakukan kesalahan yang berujung pada gol lawan.
Meskipun demikian, pelatih Thomas Tuchel membantah bahwa persoalan yang dihadapi Manchester City akan memengaruhi konsentrasi timnas Inggris. Ia memastikan fokus para pemainnya tetap terjaga.
“Saya tidak, tapi saya bisa bayangkan mungkin untuk para pemain Manchester City tapi buat saya tidak dan saya tidak akan berkomentar karena ini adalah kasus pengadilan yang sedang berjalan jadi saya tidak akan berkomentar,” ujar Tuchel seperti dilansir ESPN.
“Saya tidak membahasnya. Itu bukan topik buat saya. Saya mendengar beritanya paling terakhir. Saya cuma berpikir soal Spanyol dan latihan dan meeting dan pertemuan dengan media dan pertemuan individu. Bukan buat saya.”
“Untuk para pemain, mereka punya waktu lebih banyak daripada saya, mereka punya satu sesi latihan. Saya bisa bayangkan mereka membicarakannya. Bagus lah mereka melakukannya. Saya tidak merasa konsentrasi mereka terpecah,” pungkasnya.