PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) bersama Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) telah menyalurkan donasi sebanyak 75 ribu masker E-Care produk Enseval. Bantuan ini ditujukan kepada masyarakat yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia.
Penyaluran donasi ini berlangsung selama periode 1 September hingga 18 September 2026. Wilayah yang menjadi fokus utama adalah Padang, Sumatera Barat, dan Palembang, Sumatera Selatan. Selain itu, bantuan masker juga menjangkau Provinsi Bali dan Kalimantan Barat.
Donasi masker ini merupakan bagian dari upaya Kalbe untuk memperluas akses layanan kesehatan dan membantu masyarakat yang terdampak kesehatan akibat kabut asap. Secara keseluruhan, program ini menjangkau sekitar 35.000 penerima manfaat.
Fenomena karhutla kembali menjadi perhatian nasional pada September 2026, seiring dengan meningkatnya jumlah titik panas di berbagai wilayah Indonesia akibat musim kemarau dan minimnya curah hujan. Karhutla tidak hanya menyebabkan kerusakan lingkungan, tetapi juga menimbulkan kabut asap yang berdampak signifikan pada kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi, dan mobilitas warga.
Head of Corporate Sustainability Kalbe Farma, Abi Nisaka, menyampaikan komitmen Kalbe untuk terus menghadirkan akses layanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk dalam situasi darurat dan kebencanaan.
“Melalui kolaborasi bersama IPSM, Kalbe menyalurkan 75 ribu masker E-Care untuk membantu masyarakat yang terdampak karhutla. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam memperluas akses kesehatan sekaligus memberikan dukungan nyata kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Abi, Rabu (30/9/2026).
Abi menambahkan bahwa kolaborasi antara Kalbe dan IPSM telah terjalin sejak tahun 2022 melalui berbagai program keberlanjutan, termasuk kegiatan tanggap darurat bencana dan peningkatan kesadaran kesehatan masyarakat.
Corporate Sustainability Assistant Manager Kalbe Farma, SFD Arie Wibowo, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya bertujuan menyediakan perlindungan kesehatan, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
“Donasi masker yang diberikan Kalbe dan disalurkan melalui IPSM merupakan bentuk kehadiran kami dalam membantu masyarakat menghadapi dampak karhutla. Kami berharap bantuan ini dapat mendukung aktivitas sehari-hari masyarakat di tengah kondisi kabut asap,” jelas Arie.
Ketua Umum IPSM Nasional, Andriansyah, mengapresiasi dukungan Kalbe dalam upaya tanggap darurat bencana. Ia menyatakan bahwa dengan dukungan jaringan pekerja sosial masyarakat di berbagai daerah, IPSM membantu menyalurkan donasi masker kepada masyarakat yang terdampak.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada Kalbe atas kepeduliannya dalam membantu masyarakat menghadapi dampak karhutla,” ungkap Andriansyah.
Program ini mencerminkan komitmen Kalbe dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan melalui kolaborasi multipihak, sekaligus mendukung upaya perlindungan kesehatan masyarakat di tengah tantangan lingkungan yang terjadi.