Anak Kucing Kuwuk Ditemukan Sendirian di Lahan Terbakar Ogan Ilir

Ogan Ilir – Seekor anak kucing kuwuk (Prionailurus bengalensis) ditemukan dalam kondisi tanpa induk di area lahan yang baru saja dilalap api di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Anak kucing yang diperkirakan berusia sekitar dua bulan itu ditemukan oleh warga pada Sabtu (26/9).

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan, Daniwari Widiyanto, menjelaskan bahwa satwa yang termasuk dalam kategori dilindungi ini sempat dipelihara oleh warga selama dua hari sebelum akhirnya diserahkan kepada petugas.

“Laporan warga mengenai keberadaan anakan kucing kuwuk itu pertama kali diterima oleh petugas BKSDA Sumsel melalui call center, dan kemudian ditindaklanjuti oleh tim WRU yang bergerak ke lokasi pelapor untuk melakukan evakuasi,” kata Daniwari, Kamis (1/10/2020).

Daniwari menekankan pentingnya penanganan cepat terhadap anak kucing kuwuk tersebut. Pasalnya, hewan yang ditemukan tanpa induk sangat rentan terhadap penurunan kondisi kesehatan. Sebagai satwa yang dilindungi, kucing kuwuk juga memerlukan penanganan khusus sesuai prosedur konservasi yang berlaku.

Ia menambahkan, pihaknya sangat mengapresiasi inisiatif warga pelapor yang telah menyerahkan kucing kuwuk tersebut kepada petugas. “Kami mengapresiasi pelapor yang telah berinisiatif menyerahkan kucing kuwuk kepada petugas, serta turut membantu upaya penyelamatan dan penanganan satwa agar dapat ditangani dengan baik sesuai prosedur konservasi,” ujarnya.

Saat ini, anak kucing kuwuk tersebut telah berada di bawah penanganan tim Pusat Rehabilitasi Satwa (PRS) Punti Kayu. Hewan tersebut akan menjalani pemeriksaan medis oleh dokter hewan untuk memastikan kondisi kesehatannya dan menentukan langkah konservasi lanjutan yang paling tepat.

Tinggalkan komentar