Kabupaten Pasuruan Raih Penghargaan Pariwisata Ramah Muslim Tingkat Jatim

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan meraih predikat Juara II dalam Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Award Jawa Timur 2026 untuk kategori Pariwisata Ramah Muslim. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Pemkab Pasuruan dalam mengembangkan pariwisata yang berfokus pada penyediaan layanan tambahan bagi wisatawan muslim.

Upaya pengembangan pariwisata ramah muslim ini mencakup beberapa pilar utama. Dari sisi infrastruktur ibadah, Pemkab memastikan ketersediaan fasilitas ibadah yang bersih, layak, dan mudah diakses di setiap destinasi wisata. Selain itu, aspek kuliner halal didorong melalui sertifikasi halal dan penerapan zona higienis untuk produk makanan dan minuman lokal. Standardisasi pelayanan juga diterapkan melalui pendampingan bagi pelaku usaha pariwisata dan pengelola desa wisata untuk mengadopsi prinsip ramah muslim.

Tujuan utama dari pengembangan ini adalah untuk memenuhi kebutuhan wisatawan muslim tanpa mengubah karakter budaya lokal. Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, menyatakan harapannya agar pengembangan Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS) dapat menghadirkan produk kuliner yang tidak hanya halal tetapi juga higienis.

“Cita-cita kita Indonesia menjadi pemimpin di dunia untuk ekonomi dan keuangan syariah. Adanya Zona KHAS ini, harapan kita bukan hanya halal saja. Tapi juga higienis,” ujar Emil, dalam keterangan tertulis, Senin (28/9/2026). Emil menjelaskan bahwa konsep pariwisata ramah muslim tidak bertujuan membatasi wisatawan berdasarkan agama, melainkan melengkapi destinasi dengan fasilitas yang memberikan kenyamanan, khususnya bagi wisatawan muslim.

“Pariwisata moslem friendly artinya tetap welcome kepada siapapun. Tapi bagi wisatawan muslim, dia merasa tenang,” kata Emil. Ia mencontohkan penyediaan penunjuk kiblat dan sarana prasarana lain yang membuat wisatawan muslim merasa nyaman, termasuk ketersediaan makanan halal.

Penerapan konsep ini dapat diwujudkan melalui penyediaan berbagai fasilitas pendukung seperti penunjuk arah kiblat, makanan halal, serta sarana dan prasarana lain yang dapat memberikan rasa nyaman bagi wisatawan muslim. Penghargaan diserahkan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, kepada Wakil Bupati Pasuruan, Sobih Asrori, di Grand City Convention & Exhibition, Surabaya.

Event FESyar merupakan bagian dari rangkaian Road to Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, dari 25 hingga 27 September 2026, mengusung tema ‘Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Regional Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital’.

Tinggalkan komentar