Juergen Klopp Pilih Bungkam soal Kasus Finansial Manchester City

Juergen Klopp menyatakan sikap enggan mengomentari kasus yang sedang dihadapi Manchester City. Keputusan ini diambilnya sebagai bentuk penghormatan kepada Pep Guardiola, pelatih City.

Manchester City baru-baru ini divonis bersalah atas 114 dugaan pelanggaran finansial oleh Premier League. Klub tersebut kini menghadapi ancaman sanksi berat akibat dugaan rekayasa laporan keuangan.

Kasus ini memicu kemarahan di kalangan klub-klub Inggris, terutama tim-tim besar tradisional. Mereka menilai City telah melanggar aturan yang ditetapkan, sementara klub lain harus berjuang keras untuk mematuhi regulasi.

Liverpool disebut-sebut sebagai salah satu klub yang paling dirugikan. Di era kepelatihan Juergen Klopp, Liverpool tercatat tiga kali gagal meraih gelar juara Premier League hanya dengan selisih satu atau dua poin, meskipun berhasil mengumpulkan poin yang sangat tinggi.

Ada kemungkinan Liverpool akan dihibahkan gelar juara Premier League jika gelar yang diraih City dicabut. Sebelumnya, Klopp sempat bergurau bahwa ia akan menggelar parade perayaan jika trofi tersebut diberikan kepada Liverpool.

Terkait ucapannya di masa lalu, Klopp memilih untuk tidak membahasnya lebih jauh. Ia mengaku menghormati Pep Guardiola dan memutuskan untuk menunggu proses hukum yang sedang berjalan.

“Saya tidak memikirkan itu sama sekali, meski saya sudah mengetahuinya. Saya juga tahu apa yang saya katakan dulu dan saya akan ikut parade jika gelar itu diberikan ke Liverpool. Tapi, saya tidak lagi mau seperti itu,” ujar Klopp seperti dikutip The Athletic.

“Saya menghormati Pep Guardiola dan juga gaya bermain City selama periode itu, cara mereka bermain dan bagaimana mereka menghidupkan permainan di lapangan. Ditambah lagi mereka sudah membuktikan bahwa mereka adalah lawan sulit bagi kami. Saya rasa tidak elok jika harus mengomentarinya saat ini,” sambung pelatih yang juga sempat menukangi Timnas Jerman itu.

Tinggalkan komentar