Presiden Prabowo Subianto telah melantik Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) baru, menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Kesamaan menarik dalam rekam jejak kedua jenderal ini adalah keduanya pernah menduduki posisi sebagai Kapolda Banten sebelum mencapai puncak karier di institusi Polri.
Jenderal Listyo Sigit Prabowo tercatat lebih dahulu menjabat sebagai Kapolda Banten. Ia ditunjuk pada tahun 2016 saat masih menyandang pangkat Kombes. Selang beberapa waktu, Sigit naik pangkat menjadi Brigjen, memimpin Polda Banten yang saat itu bertipe B di bawah komando seorang Brigjen. Kariernya terus menanjak, pada tahun 2018 ia dipromosikan menjadi Kadiv Propam Polri dengan pangkat Irjen. Mantan ajudan Presiden Joko Widodo ini kemudian dipercaya menjabat sebagai Kabareskrim pada 2019, sebelum akhirnya dilantik oleh Presiden Joko Widodo sebagai Kapolri pada 2021. Ia kemudian tetap dipercaya memimpin Polri di era kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto sejak 2024.
Kini, tongkat estafet kepemimpinan Polri berpindah tangan ke Jenderal Suyudi Ario Seto. Perjalanan karier Suyudi juga mencakup posisi Kapolda Banten. Ia ditunjuk oleh Jenderal Sigit sebagai Kapolda Banten pada tahun 2024, saat itu masih berpangkat Brigjen. Setelah itu, Suyudi memperoleh kenaikan pangkat menjadi Irjen. Pada tahun 2025, ia dipercaya oleh Presiden Prabowo untuk mengemban tugas sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).
Pangkat Suyudi kemudian naik menjadi Komjen, atau jenderal bintang tiga. Setahun kemudian, Presiden Prabowo menunjuknya sebagai calon tunggal Kapolri yang diajukan ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Jenderal Suyudi menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi III DPR pada Kamis, 1 Oktober 2026. DPR kemudian menggelar rapat paripurna pada hari yang sama dan menyetujui pencalonannya. Pada sore harinya, Jenderal Suyudi Ario Seto resmi dilantik sebagai Kapolri oleh Presiden Prabowo Subianto.