Jalur Tunanetra Gedung Terpadu Pontianak Ternyata Masih Simulasi

Pontianak – Pemasangan stiker berwarna kuning yang menyerupai jalur pemandu atau guiding block bagi penyandang tunanetra di tangga Gedung Terpadu Kota Pontianak, Jalan Sutoyo, menuai perhatian publik. Pemerintah Kota Pontianak segera memberikan klarifikasi mengenai hal tersebut.

Jalur kuning tersebut membentang di sisi tangga yang mengarah ke pintu masuk gedung. Pemasangan dimulai dari lantai sebelum tangga, berlanjut melewati anak tangga, hingga berakhir di dekat pintu masuk. Terdapat pola titik di bagian ujung jalur, sementara bagian lainnya menggunakan pola garis memanjang. Material yang terpasang terlihat seperti lembaran yang ditempel di atas permukaan keramik dan anak tangga.

Kondisi ini menarik perhatian warga karena jalur pemandu bagi penyandang tunanetra seharusnya dirancang untuk membantu mereka mengenali arah melalui penggunaan tongkat atau pijakan kaki. Keberadaan stiker tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai fungsinya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak, Hermawan Eko Wibowo, menjelaskan bahwa pemasangan material tersebut merupakan bagian dari uji coba desain yang dilakukan bersama Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman. “Jadi, yang terpasang itu memang masih untuk simulasi atau mock-up. Visualisasinya kurang lebih seperti ini untuk melihat bagaimana penerapannya nanti,” ungkap Hermawan.

Hermawan menambahkan bahwa pihaknya masih dalam proses kajian untuk mengevaluasi berbagai alternatif desain guna meningkatkan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas di gedung tersebut. Salah satu opsi yang sedang dibahas adalah pemasangan jalur pemandu di area tangga. Alternatif lain yang juga dipertimbangkan adalah pembangunan jalur landai atau ram.

“Ini masih dalam tahap analisis. Nantinya, mudah-mudahan bisa dianggarkan untuk mewadahi dan memberikan pelayanan kepada masyarakat penyandang disabilitas,” jelasnya.

Tinggalkan komentar