Investor asing memangkas kepemilikan pada sejumlah saham unggulan pada perdagangan Senin (28/9/2026), bertepatan dengan pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terkoreksi 94 poin atau 1,51% ke level 6.147,8.
Berdasarkan data Stockbit, saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menjadi sasaran utama aksi jual asing dengan total Rp 241,5 miliar. Posisi kedua ditempati oleh PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) yang mencatat net sell sebesar Rp 121,6 miliar, disusul PT Timah Tbk (TINS) dengan Rp 41,1 miliar.
Sepuluh saham dengan net sell terbesar oleh investor asing pada hari tersebut adalah:
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI): Rp 241,5 miliar
- PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM): Rp 121,6 miliar
- PT Timah Tbk (TINS): Rp 41,1 miliar
- PT Antam Tbk (ANTM): Rp 31,9 miliar
- PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA): Rp 26,5 miliar
- PT Vale Indonesia Tbk (INCO): Rp 23,8 miliar
- PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI): Rp 15,64 miliar
- PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL): Rp 15,6 miliar
- PT Astra International Tbk (ASII): Rp 13,7 miliar
- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI): Rp 12,6 miliar
Secara keseluruhan, investor asing membukukan transaksi jual bersih di seluruh pasar senilai Rp 1,13 triliun. Rinciannya, net sell di pasar reguler mencapai Rp 259,8 miliar, sementara di pasar negosiasi dan tunai tercatat sebesar Rp 871 miliar.
Sementara itu, pelemahan IHSG terjadi dengan perincian 192 saham menguat, 554 saham melemah, dan 217 saham lainnya stagnan. Total nilai transaksi di bursa pada hari itu mencapai Rp 12,49 triliun.