Investor Asing Lepas Saham Bank Mandiri, Analis Lihat Potensi Jangka Panjang

Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp 129,6 miliar pada perdagangan saham sesi I Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin, 28 September 2026. Pergerakan signifikan terlihat pada saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), di mana investor asing membukukan net sell sebesar Rp 115,3 miliar berdasarkan harga rata-rata.

Aktivitas jual beli ini terjadi di pasar reguler saat harga saham BMRI mengalami pelemahan. Hingga berita ini diturunkan, saham BMRI tercatat melemah 0,49% ke level Rp 4.060 per saham. Dalam sebulan terakhir, BMRI telah mengalami penurunan 3,5%, dan secara year-to-date (ytd), saham bank pelat merah ini terkoreksi 20,3%.

Data dari Bursa Efek Indonesia (IDX) menunjukkan bahwa saham BMRI telah ditransaksikan sebanyak 53,6 juta lembar dengan frekuensi mencapai 22,7 ribu kali. Total nilai transaksi yang tercatat pada sesi I hari itu mencapai Rp 217,7 miliar.

Pola penjualan oleh investor asing ini melanjutkan tren dari perdagangan pekan sebelumnya. Pada Jumat, 25 September 2026, saham BMRI juga banyak dilepas oleh investor asing dengan total net sell mencapai Rp 71 miliar.

Meskipun terjadi aksi jual oleh investor asing, CGS International Sekuritas Indonesia dalam catatannya pada perdagangan 28 September 2026, memberikan target terdekat untuk saham BMRI di kisaran harga Rp 4.110 hingga Rp 4.140. Secara teknikal, analis CGS International Sekuritas Indonesia mengidentifikasi area support saham BMRI berada di level Rp 4.040-Rp 4.060.

Tinggalkan komentar