Investor asing menunjukkan minat pada sejumlah saham tertentu, mencetak transaksi beli bersih (net buy) pada hari Kamis, 1 Oktober 2026, meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan. IHSG ditutup merosot 61,6 poin atau 1,02% ke level 6.009,5 pada akhir perdagangan.
Berdasarkan data Stockbit, saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menjadi primadona dengan pembelian bersih mencapai Rp 79,13 miliar. Posisi kedua ditempati oleh PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) dengan net buy Rp 74,6 miliar, diikuti oleh PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) yang mencatat net buy Rp 57,5 miliar.
Terdapat sepuluh saham teratas yang paling banyak dibeli oleh investor asing pada perdagangan Kamis tersebut. Selain DSSA, ENRG, dan TLKM, daftar ini juga mencakup PT Astra International Tbk (ASII) dengan net buy Rp 44,9 miliar, PT Timah Tbk (TINS) Rp 40,5 miliar, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) Rp 18,6 miliar, PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) Rp 17,5 miliar, PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) Rp 15,5 miliar, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp 15 miliar, dan PT Ultra Jaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ) Rp 10,2 miliar.
Secara keseluruhan, investor asing mencatatkan transaksi jual bersih (net sell) di seluruh pasar pada hari yang sama sebesar Rp 241,8 miliar. Net sell di pasar reguler mencapai Rp 240,4 miliar, sementara pasar negosiasi dan tunai mencatat net sell senilai Rp 1,43 miliar.
Di tengah aksi jual bersih asing tersebut, IHSG melemah 61,6 poin (1,02%) ke level 6.009,5. Sebanyak 218 saham dilaporkan menguat, 470 saham melemah, dan 275 saham lainnya stagnan. Total nilai transaksi yang tercatat di bursa mencapai Rp 10,6 triliun pada penutupan perdagangan.