Inggris harus mengakui keunggulan Spanyol dalam pertandingan UEFA Nations League di Wembley. Tim Tiga Singa menelan kekalahan akibat serangkaian kesalahan pertahanan yang dimanfaatkan dengan baik oleh tim tamu.
Pertandingan baru berjalan dua menit ketika Marc Guehi kehilangan bola di area pertahanan. Lamine Yamal berhasil merebutnya dan tanpa kesulitan menaklukkan kiper James Trafford untuk membawa Spanyol unggul cepat.
Meski tertinggal, Inggris menunjukkan mentalitas bangkit dengan mencetak dua gol melalui Anthony Gordon dan Harry Kane. Namun, momentum Inggris sempat terhenti ketika penalti Harry Kane di babak kedua membentur mistar gawang.
Memanfaatkan kesempatan tersebut, Spanyol mulai menunjukkan kelasnya. Alex Baena berhasil menyamakan kedudukan, sebelum Mikel Oyarzabal membalikkan keadaan dan membawa La Furia Roja unggul.
Sejak saat itu, Spanyol mengontrol jalannya pertandingan dan minim memberikan ancaman berarti dari Inggris. Tim asuhan Luis de La Fuente tampak tidak pernah benar-benar tertekan, bahkan saat tertinggal lebih dulu.
Kesalahan-kesalahan individu kembali mewarnai kekalahan Inggris. Selain gol pertama yang berawal dari kehilangan bola Guehi, Nico O’Reilly juga membuat kesalahan serupa di wilayah sendiri yang berujung pada gol kedua Spanyol.
Bek Inggris, Jarrel Quansah, mengakui bahwa timnya bertarung seimbang dengan juara dunia, namun kesalahan di level tertinggi menjadi pembeda utama. “Kami cuma perlu memastikan tak melakukan kesalahan-kesalahan di level tertinggi,” ujar Anthony Gordon.