Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami pelemahan pada pembukaan sesi I perdagangan Selasa (29/9/2026). IHSG tercatat turun 29,05 poin atau 0,47% ke level 6.118,8. Posisi ini melanjutkan tren pelemahan yang sudah terjadi pada penutupan perdagangan hari sebelumnya. Sepanjang sesi awal, pergerakan IHSG terpantau berada di kisaran 6.116 hingga 6.126.
Di tengah pelemahan indeks secara keseluruhan, justru terdapat lima saham yang berhasil mencatatkan kenaikan signifikan dan masuk dalam daftar saham dengan predikat top gainers. Beberapa di antaranya bahkan menyentuh batas auto rejection atas (ARA) atau kenaikan harga maksimum yang diizinkan dalam satu hari perdagangan.
Data perdagangan menunjukkan bahwa sekitar 1,93 miliar saham telah berpindah tangan pada menit-menit awal sesi pertama, dengan total nilai transaksi mencapai Rp 445,27 miliar. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 66.993 kali.
Secara rinci, dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 164 saham mengalami kenaikan, 301 saham terkoreksi, dan 205 saham lainnya stagnan atau tidak mengalami perubahan harga.
Analis dari Reliance Sekuritas memproyeksikan IHSG akan melanjutkan pelemahannya pada hari ini, dengan perkiraan pergerakan berada di antara level support 6.091 dan resistance 6.210. Proyeksi ini didukung oleh mayoritas indeks saham Asia yang juga dilaporkan melemah pagi ini, seperti Indeks Nikkei225 yang turun 0,86% dan Indeks Kospi yang melemah 0,29%.
Secara teknikal, analisis Reliance Sekuritas menunjukkan bahwa candle terakhir IHSG membentuk pola bearish belt hold, berada di bawah rata-rata pergerakan 5 hari (MA5), dan indikator Stochastic menunjukkan sinyal death cross pada area oversold. “Dengan demikian, kami memperkirakan IHSG hari ini akan mengalami pelemahan,” demikian tertulis dalam riset mereka.
Reliance Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham pilihan bagi investor, yaitu DSSA, MEDC, BULL, dan HRUM.
Saham Top Gainers
Pada awal perdagangan sesi I, lima saham berhasil menunjukkan performa impresif dengan kenaikan harga yang melonjak tajam, mulai dari 13% hingga 24%. Kelima saham ini masuk dalam daftar top gainers.
Salah satu saham yang paling menonjol adalah PT Ifishdeco Tbk (IFSH), yang harganya melonjak hingga 24% dan menyentuh batas auto rejection atas (ARA), mencapai Rp 1.550.
Saham lain yang juga mencatat kenaikan signifikan adalah PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI) yang melesat 24,68% ke level Rp 96, serta PT Sidomulyo Selaras Tbk (SDMU) yang menanjak 17,19% menjadi Rp 75.
Selain itu, PT Sona Topas Trourism Industry Tbk (SONA) mengalami penguatan 16,11% ke harga Rp 3.460, dan PT Semacom Integrated Tbk (SEMA) mencatat kenaikan 13,33% ke level Rp 374.