Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah sebesar 26,1 poin atau 0,43% ke level 6.121,7 pada perdagangan Selasa (29/9/2026). Meskipun demikian, beberapa saham menunjukkan performa positif yang signifikan.
Di antara saham-saham dalam indeks LQ45, PT United Tractors Tbk (UNTR) mencatat penguatan tertinggi sebesar 3,28%, mencapai harga Rp 25.175. Selain itu, empat saham secara kompak mencapai batas Auto Rejection Atas (ARA), menandakan kenaikan harga maksimum yang diizinkan bursa.
Saham SEMA melonjak 24,8% ke harga Rp 412, saham IFSH melonjak 24,8% menjadi Rp 1.560, saham SOSS naik 24,7% ke level Rp 1.385, dan saham BSWD menguat 24,5% ke Rp 2.310. Saham lain seperti ALDO juga masuk dalam jajaran top gainers dengan lonjakan harga mencapai 24%.
Secara keseluruhan, pasar saham hari ini mencatat 315 saham menguat, 391 saham melemah, dan 257 saham stagnan. Total nilai transaksi mencapai Rp 12,9 triliun.
Beberapa sektor saham berhasil membukukan penguatan. Sektor barang konsumen non-primer memimpin dengan kenaikan 0,7%, diikuti sektor perindustrian 0,5%, sektor infrastruktur 0,06%, dan sektor keuangan 0,03%. Namun, sektor teknologi mengalami pelemahan terdalam sebesar 3,37%, disusul sektor properti 1,31% dan sektor energi 1,1%.
Pilarmas Investindo Sekuritas mengemukakan bahwa tekanan terhadap IHSG berasal dari faktor eksternal dan internal. Dari sisi eksternal, bursa saham Asia cenderung melemah akibat ketidakpastian negosiasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Kenaikan harga minyak mentah Brent di atas US$ 107 per barel turut menjadi perhatian pasar karena berpotensi meningkatkan tekanan inflasi global.
Kenaikan harga energi ini juga diperkirakan akan mendorong imbal hasil obligasi global meningkat, seiring ekspektasi bank sentral perlu mempertahankan atau memperketat kebijakan moneter untuk meredam inflasi. Di dalam negeri, harga minyak yang tinggi membebani prospek fiskal.
Tekanan domestik juga datang dari perubahan aturan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang menetapkan batas minimum harga saham Rp 1, dari sebelumnya Rp 50. Pilarmas menilai pasar sedang beradaptasi dengan aturan baru ini.
Meskipun IHSG melemah pada hari ini, lima saham tercatat memberikan keuntungan paling besar dengan kenaikan harga hingga 24% dalam sehari. Saham-saham tersebut adalah PT Semacom Integrated Tbk (SEMA) yang naik 24,8% menjadi Rp 412, PT Ifishdeco Tbk (IFSH) yang melonjak 24,8% menjadi Rp 1.560, dan PT ALSOK Indonesia Service Tbk (SOSS) yang naik 24,7% ke Rp 1.385.
Selanjutnya, PT Bank of India Indonesia Tbk (BSWD) mengalami peningkatan 24,5% menjadi Rp 2.310, dan PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO) terangkat 24,4% ke Rp 1.195. Di sisi lain, beberapa saham mengalami pelemahan signifikan, termasuk PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk (DSFI) yang turun 15% menjadi Rp 85, PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) ambles 14,7% ke Rp 605, dan PT Martina Berto Tbk (MBTO) jatuh 14,7% ke Rp 150.