Jakarta – Tim Nasional Amerika Serikat (AS) berhasil meraih kemenangan dalam laga uji coba melawan Chile dengan skor akhir 4-2. Pertandingan yang digelar di Energizer Park, St. Louis, pada Selasa malam waktu setempat, tidak hanya diwarnai kemenangan, tetapi juga catatan sejarah baru yang ditorehkan oleh dua pemain belia.
AS sempat tertinggal 1-2 dari Chile, namun mampu bangkit di babak kedua dengan mencetak tiga gol. Gol-gol kemenangan AS dicetak oleh Sebastian Berhalter, Julian Hall, Chris Richards, dan Mathis Albert.
Mathis Albert, pemain muda Borussia Dortmund yang baru berusia 17 tahun, menjadi sorotan utama. Golnya pada menit ke-90+3 memastikan kemenangan AS dengan skor 4-2. Gol tersebut mengukuhkan namanya sebagai pencetak gol termuda dalam sejarah Timnas AS di era modern, sejak tahun 1988, pada usia 17 tahun 131 hari.
Albert berhasil memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh bintang AS, Christian Pulisic. Pulisic mencetak gol pertamanya untuk timnas pada usia 17 tahun 253 hari saat masih memperkuat akademi Borussia Dortmund. Tidak hanya Albert, pemain muda AS lainnya juga mencatat sejarah dalam laga ini.
Julian Hall, yang baru berusia 18 tahun, mencetak gol kedua AS pada menit ke-51 melalui sundulan. Gol tersebut menjadikan Hall sebagai pemain termuda AS yang berhasil mencetak gol dalam dua penampilan pertamanya untuk tim senior. Sebelumnya, Hall juga mencetak gol saat AS mengalahkan Peru 4-1 dalam laga uji coba pada Sabtu (26/9).
“Ini luar biasa bisa berbagi lapangan dengan beberapa pemain hebat. Mereka menempatkan saya di posisi yang tepat, dan saya hanya melakukan semampu saya untuk menyelesaikannya,” ujar Hall seusai pertandingan seperti dilansir ESPN.
Hall yang merupakan pemain New York Red Bulls, mendapatkan bimbingan dari mantan gelandang Timnas AS, Michael Bradley, yang kini menjabat sebagai pelatihnya di klub. “Ini luar biasa. Kami punya banyak pemain muda di tim, termasuk Adri [Mehmeti] yang juga ada di sini, dan dia sangat membantu perkembangan kami. Dia adalah salah satu alasan besar mengapa saya dan dia bisa berada di sini sekarang. Jadi, dia luar biasa,” tutur Hall.
Ia menambahkan, “Dia memberikan kami nasihat yang luar biasa sebelum kami datang ke sini dan, ya, dia sangat hebat.”
Timnas AS Makin Muda di Bawah Pochettino
Eksperimen dengan pemain muda memang menjadi ciri khas Timnas AS di bawah kepelatihan Mauricio Pochettino. Starting XI yang diturunkan menghadapi Chile memiliki rata-rata usia 23 tahun 25 hari. Angka ini menjadikan susunan pemain tersebut sebagai yang termuda bagi AS sejak Pochettino mengambil alih tim pada September 2024.
Pochettino menegaskan pentingnya memberikan kepercayaan kepada pemain muda dalam proses perkembangan Timnas AS. “Kadang-kadang, saya merasa bahwa saya jauh lebih percaya pada talenta para pemain di sini di Amerika Serikat daripada sebagian orang yang berbicara di media,” kata Pochettino.
“Sangat penting bagi orang-orang untuk benar-benar percaya pada proses, percaya kepada pemain dan menghormati pemain. Jika pemain tampil baik, mudah untuk mengatakan hal-hal yang baik; tetapi ketika mereka tidak tampil… tidak masalah mengatakan, ‘Anda tidak tampil dengan baik,’ tetapi berbeda dengan tidak menghormati pemain.”
Kemenangan atas Chile ini merupakan kemenangan kedua beruntun bagi AS dalam rangkaian laga internasional kali ini, setelah sebelumnya mereka berhasil mengalahkan Peru dengan skor 4-1.
AS masih dijadwalkan melakoni dua pertandingan uji coba lagi dalam periode internasional September-Oktober. Mereka akan menghadapi Meksiko pada Sabtu (3/10) dan Kanada pada 6 Oktober.