Darya-Varia Raih Penghargaan Industri Halal 2026, Bukti Komitmen Kualitas

PT Darya-Varia Laboratoria Tbk (DVLA) meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang Indonesia Halal Industry Awards (IHYA) 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen perusahaan dalam membangun ekosistem halal yang kuat, yang pada gilirannya akan meningkatkan kepercayaan konsumen serta daya saing produk Indonesia di kancah global.

Dalam rangkaian acara Halal Indo 2026, perseroan dianugerahi predikat Perusahaan Industri Kosmetik Halal Terbaik (Subkategori Industri Besar, Terbaik I) dan Perusahaan Industri Farmasi dan Obat Tradisional Halal Terbaik (Subkategori Industri Besar, Terbaik II). Capaian ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, di mana Darya-Varia hanya meraih penghargaan Terbaik II untuk kategori industri kosmetik.

Presiden Direktur Darya-Varia, Ian Kloer, menyatakan bahwa penghargaan ini bukan sekadar pengakuan regulasi, melainkan cerminan mendalam dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan produk kesehatan yang tidak hanya aman, tetapi juga berkualitas tinggi. “Kami bersyukur atas kepercayaan yang diberikan Kemenperin. Ini adalah komitmen kami kepada masyarakat demi menghadirkan produk kesehatan yang aman dan berkualitas,” ujar Ian dalam keterangan resmi, Rabu (30/9/2026).

Ian menambahkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi lintas lini perusahaan. Mulai dari tahap riset dan pengembangan, proses produksi, pengendalian mutu yang ketat, hingga jaringan distribusi yang efisien, semuanya berkontribusi dalam menjaga standar halal. “Penghargaan tersebut menjadi cerminan kontribusi seluruh tim Darya-Varia dalam menjaga penerapan standar halal di perusahaan,” katanya.

Komitmen Darya-Varia terhadap produk halal terlihat jelas dengan sertifikasi halal yang telah diperoleh seluruh 231 SKU produknya. Lebih lanjut, seluruh fasilitas pabrik perusahaan telah mengimplementasikan Sistem Jaminan Halal secara konsisten di setiap tahapan produksi. Hal ini termasuk memastikan bahwa seluruh bahan baku dan peralatan yang digunakan telah memenuhi standar halal yang ditetapkan.

Penerapan standar halal ini tidak hanya sebatas kepatuhan, tetapi juga menjadi pendorong pengembangan bisnis perusahaan. Hal ini terbukti dari peningkatan penjualan ekspor Darya-Varia yang melonjak dari Rp184,4 miliar pada tahun 2024 menjadi Rp234,05 miliar pada tahun 2025, menandai pertumbuhan sebesar 27%. Di luar kegiatan operasional inti, perusahaan juga aktif berkontribusi dalam pengembangan ekosistem halal melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk Halalpreneur. Program yang telah memasuki tahun kelima ini telah berkembang menjadi platform kolaborasi antara industri, institusi pendidikan vokasi, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Penghargaan IHYA 2026 ini diraih Darya-Varia di tengah persiapan industri nasional menghadapi pemberlakuan kewajiban sertifikasi halal tahap berikutnya pada 18 Oktober 2026. Kewajiban ini mencakup berbagai sektor strategis, termasuk makanan dan minuman, kosmetik, farmasi, tekstil, alas kaki dan kulit, serta peralatan makan dan gelas. “Kesiapan sektor farmasi dan kosmetik menjadi perhatian penting bagi perusahaan. Pihaknya berharap penghargaan tersebut dapat mendorong lebih banyak pelaku industri farmasi dan kosmetik untuk memperkuat sistem jaminan produk halal,” tutup Ian.

Tinggalkan komentar