Jakarta – Cristiano Ronaldo dan Jorge Jesus tengah bersitegang di Timnas Portugal. Perselisihan ini muncul meski keduanya sempat meraih gelar juara bersama di klub Al Nassr beberapa bulan lalu.
Drama antara Ronaldo dan Jesus terjadi setelah laga Norwegia vs Portugal, yang dimenangkan oleh Selecao das Quinas dengan skor 2-1. Cristiano Ronaldo tidak diturunkan dalam pertandingan tersebut.
Keputusan Jorge Jesus untuk tidak memainkan Ronaldo dikabarkan membuat sang bintang merasa marah. Ronaldo bahkan terlihat kesal di pinggir lapangan dan langsung masuk ke lorong stadion tanpa menunggu laga usai.
Akibat tidak dimainkan, Ronaldo dilaporkan meminta untuk berbicara dengan petinggi federasi sepak bola Portugal. Hal ini menjadi perhatian karena ini adalah pertama kalinya Ronaldo tidak dimainkan timnas meskipun masuk dalam skuad, setelah 18 tahun terakhir.
Drama ini belum berhenti. Menjelang laga Denmark vs Portugal, Cristiano Ronaldo absen dalam sesi latihan dan memilih untuk pulang, meninggalkan kamp pelatihan Portugal.
Ronaldo langsung terbang ke Madrid menggunakan jet pribadinya. Tak lama kemudian, pemain yang pernah membela Sporting, Manchester United, Real Madrid, dan Juventus itu membuat pernyataan yang menyiratkan kekecewaannya.
Perselisihan ini terjadi hanya beberapa bulan setelah Ronaldo dan Jesus sukses membawa Al Nassr meraih gelar juara di Arab Saudi. Keduanya bekerja sama untuk meraih trofi di sana.
Jorge Jesus, yang bergabung dengan Al Nassr pada musim 2025/2026, berhasil membawa klub tersebut menjuarai Saudi Pro League. Keberhasilannya mengakhiri puasa gelar Al Alami sejak tahun 2019.
Di bawah arahan Jesus, Ronaldo juga berhasil memenangkan trofi liga sejak kedatangannya ke Arab Saudi pada tahun 2022. Selama semusim bersama Jesus, Ronaldo tetap menunjukkan ketajamannya dengan mencetak 30 gol di semua kompetisi.
Momen-momen kebersamaan yang membahagiakan di Al Nassr kini berbanding terbalik dengan situasi di Timnas Portugal. Ronaldo dilaporkan kecewa karena tidak dimainkan oleh Jesus saat melawan Norwegia.
Jesus sempat menjelaskan alasannya tidak memainkan Ronaldo, yang ia sebut murni karena pertimbangan taktik. Ia bahkan mengisyaratkan kemungkinan untuk kembali mencadangkan Ronaldo saat melawan Denmark.
“Saya bahkan sudah sepakat dengannya bahwa dia akan masuk pada setengah jam terakhir, tetapi pertandingan tidak mengharuskannya,” kata Jesus kepada stasiun televisi Portugal, RTP.
“Goncalo Ramos bermain bagus, dia sudah mencetak satu gol dan satu gol lainnya dianulir. Saya merasa itu bukan saat yang tepat untuk menggantikannya. Bukan untuk melindunginya secara fisik, karena dia dalam kondisi yang memungkinkan untuk bermain selama yang saya inginkan.
“Pertandingan berjalan sesuai alurnya dan itu bukan lagi saat yang tepat untuk memasukkan Cris. Sebaliknya, dibutuhkan pemain lain untuk menjamin keseimbangan dan hasil akhir,” ungkapnya lebih lanjut.
Akibatnya, Ronaldo memilih untuk pulang ke Madrid. Jorge Jesus disebut sempat mengejarnya ke bandara, namun tidak berhasil membujuknya untuk bertahan.
Sementara itu, Ronaldo berjanji akan memberikan penjelasan mengenai alasan sebenarnya. Ia mengaku hanya akan memberikan dukungan kepada rekan-rekan setimnya di Portugal saat melawan Denmark dan Norwegia.
“Saya memutuskan meninggalkan kamp latihan Timnas Portugal, setelah sesi jumpa pers tim nasional, dan juga usai berbicara dengan presiden federasi sepakbola Portugal,” ujar Cristiano Ronaldo melalui akun X.
“Jika waktunya tiba, saya akan jelaskan apa alasan yang membuat saya akhirnya meninggalkan timnas, di mana saya selalu membela sepenuh hati,” sambungnya.
“Kini saatnya mendoakan yang terbaik untuk Portugal dan seluruh rekan setim saya tanpa terkecuali,” tutup pemilik lima Ballon d’Or tersebut.