JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau pergerakan Unusual Market Activity (UMA) terhadap lima saham emiten pada Rabu, 30 September 2026. Pemantauan ini dilakukan untuk mengamati indikasi pergerakan harga dan transaksi yang tidak wajar.
Kelima saham yang masuk radar UMA dan dipantau ketat oleh BEI adalah PT Arsy Buana Travelindo Tbk (HAJJ), PT Kencana Energi Lestari Tbk (KEEN), PT MPX Logistics International Tbk (MPXL), PT ALSOK Indonesia Services Tbk (SOSS), dan PT Bank Of India Indonesia Tbk (BSWD).
Manajemen BEI dalam keterangan resminya menjelaskan bahwa pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal. Namun, pergerakan saham-saham tersebut dinilai berada di luar kebiasaan.
Pergerakan harga saham-saham tersebut menunjukkan tren yang bervariasi dalam sebulan terakhir dan sejak awal tahun. Saham HAJJ tercatat turun 8,9% dalam sebulan terakhir dan anjlok 19% sejak awal tahun. Sementara itu, saham KEEN turun 3,4% dalam sebulan terakhir dan melemah 15,8% sejak awal tahun.
Di sisi lain, saham MPXL menunjukkan kinerja positif dengan melesat 47,9% dalam sebulan terakhir, meskipun melemah 5,3% sejak awal tahun. Saham SOSS juga mengalami lonjakan signifikan, melesat 64,8% dalam sebulan terakhir dan melejit 28,2% sejak awal tahun.
Saham BSWD menjadi yang paling menonjol dengan kenaikan 54% dalam sebulan terakhir dan melonjak 171,7% sejak awal tahun. Kenaikan drastis ini juga menjadi perhatian BEI.
Sehubungan dengan terjadinya UMA atas saham-saham tersebut, BEI menyatakan bahwa pihaknya sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini. Bursa mengimbau para investor untuk memperhatikan jawaban emiten atas permintaan konfirmasi dari Bursa.
Selain itu, investor juga diminta untuk mencermati kinerja emiten dan keterbukaan informasinya. Investor disarankan untuk mengkaji kembali rencana corporate action emiten, terutama yang belum mendapatkan persetujuan RUPS, serta mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum mengambil keputusan investasi.