JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum telah mengoperasikan tiga unit pompa air untuk mengatasi keterbatasan pasokan air bagi persawahan di Desa Karangharja, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Air dari SP Kiwing kini dialirkan melalui tiga jalur selang menuju area persawahan yang membutuhkan pasokan air untuk mendukung kegiatan tanam. Langkah ini diambil guna membantu memenuhi kebutuhan air pada lahan seluas sekitar 600 hektare yang terdampak kekeringan, agar para petani dapat segera mengolah sawah dan melanjutkan musim tanam.
Keputusan pengoperasian pompa ini merupakan tindak lanjut arahan langsung dari Menteri PU, Dody Hanggodo. Beliau meminta Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (DJSDA) dan BBWS Citarum untuk segera menangani kebutuhan air pertanian dan memastikan laporan yang diterima sesuai dengan kondisi aktual di lapangan.
“Saya ingin memastikan laporan yang disampaikan teman-teman sumber daya air benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan. Dari laporan, semuanya terlihat baik, tetapi ketika saya turun langsung, ternyata masih ada titik-titik kekeringan,” ujar Dody dalam keterangan tertulis, Senin (28/9/2026).
Ia menambahkan, “Sejak awal tahun saya sudah mengingatkan agar ketersediaan air untuk sawah dijaga.”
Plt Kepala BBWS Citarum, Abdul Ghoni Majdi, menyampaikan bahwa pengoperasian pompa ini adalah langkah konkret untuk membantu para petani yang mengalami kesulitan memperoleh air.
“Penanganan kekeringan harus dilakukan secara cepat dan konkret,” tegas Abdul.
Upaya percepatan pengambilan air tidak hanya dilakukan dari Kali Kuwing, tetapi juga dari Sungai Citarum dengan menyiapkan mobile pump berkapasitas 500 liter per detik. Selain itu, bantuan datang dari BBWS Cilicis berupa dua unit mobile pump berkapasitas 80 liter per detik untuk mempercepat pengaliran air dari Sungai Citarum ke lokasi sawah yang terdampak.
BBWS Citarum berkomitmen untuk terus memantau kondisi di lapangan dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan demi mendukung kebutuhan air pertanian. Penanganan ini dilakukan melalui koordinasi erat dengan pemerintah daerah dan jajaran pengelola sumber daya air.
Selain pengoperasian pompa, BBWS Citarum juga telah membuka Layanan dan Posko Bencana Kekeringan. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan tersebut untuk menyampaikan laporan kekeringan, kebutuhan air, serta permasalahan infrastruktur sumber daya air di wilayah kerja BBWS Citarum. Laporan dan permintaan informasi dapat disampaikan melalui Hotline Layanan Kekeringan BBWS Citarum di nomor 0821-2117-5600 atau Posko Bencana Kekeringan di nomor 0852-1800-5600.