Jakarta – Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) berduka cita atas meninggalnya salah satu aparatur sipil negara (ASN) mereka, Vanreko Varkas Bagaskara, yang wafat saat mengikuti Latihan Dasar Militer Komponen Cadangan (Latsarmil Komcad). Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyampaikan rasa kehilangan mendalam atas kepergian Vanreko.
“Ya tentu, Kementerian Ekonomi Kreatif merasa kehilangan dan berduka cita yang mendalam terhadap salah satu pegawai kami, almarhum Varenko. Beliau itu sudah hampir 10 tahun bekerja sejak zaman Badan Ekonomi Kreatif, 11 tahun tepatnya,” ujar Teuku Riefky di Jakarta Selatan, Selasa (29/9/2026).
Teuku Riefky mengenang Vanreko sebagai pribadi yang sangat baik, berdedikasi tinggi, dan selalu aktif dalam berbagai kegiatan kementerian. Ia menuturkan bahwa Vanreko juga turut berperan aktif dalam Paskibra upacara 17 Agustus di Kemenekraf.
“Beliau itu anaknya sangat baik sekali, dedikasinya tinggi, dan selalu mengambil peran untuk berkegiatan aktif dalam segala kegiatan Kementerian. Termasuk pada tanggal 17 Agustus yang lalu, beliau juga, Almarhum juga aktif dalam Paskibra Upacara 17 Agustus Kementerian,” jelasnya.
Menurut Teuku Riefky, Vanreko memiliki hubungan yang dekat dengan pimpinan maupun rekan-rekan kerjanya di Kemenekraf. “Beliau juga, saya juga tanyakan kepada pimpinannya, karena beliau berada di bawah Biro Kapusbank SDM. Dan baik pimpinan, teman-temannya, semua juga sangat dekat dengan beliau dan turut merasa kehilangan. Dan kita doakan agar Almarhum mendapatkan yang terbaik di sisi Allah SWT,” katanya.
Kemenekraf akan menanggung seluruh biaya pemulasaraan jenazah dan hak-hak Vanreko. Pihak kementerian juga menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi segala keperluan keluarga almarhum.
“Iya tentu. Jadi kami sudah menginstruksikan untuk apa yang menjadi hak dari almarhum juga harus segera diputuskan. Dan juga bila ada hal-hal lain yang mungkin keluarga perlu sampaikan kami-kami juga siap memfasilitasi,” pungkasnya.
Latsarmil Komcad gelombang kedua tahun 2026 ini diselenggarakan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Kepala RSAU dr Esnawan Antariksa Kolonel Kes dr Iman Fathurrohman menjelaskan bahwa peristiwa bermula pada Jumat (25/9) pukul 09.30 WIB, setelah Vanreko menyelesaikan sesi pertama penutupan Latsarmil. Ia kemudian dibawa ke RSAU dr Esnawan Antariksa Halim Perdanakusuma untuk penanganan lebih lanjut.
Sempat dinyatakan membaik, kondisi Vanreko kembali menurun pada Sabtu (26/9) sekitar pukul 04.30 WIB. Ia mengalami kejang berulang yang mengakibatkan penurunan kesadaran hingga akhirnya meninggal dunia.