Asing Lepas Saham BBRI, BUMI, dan AMMN Senilai Rp 205 Miliar di Sesi I

Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp 205 miliar pada perdagangan saham sesi I Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin, 5 Oktober 2026. Tiga saham utama yang menjadi sasaran penjualan adalah saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN).

Berdasarkan data dari BEI yang dirilis Stockbit Sekuritas, porsi terbesar net sell asing dialokasikan pada saham BBRI, mencapai Rp 74,18 miliar. Transaksi ini dihitung berdasarkan harga rata-rata pada sesi I dengan volume 24,14 juta saham. Perdagangan di pasar reguler ini terjadi ketika harga saham BBRI terpantau stagnan di level Rp 3.080. Dalam sebulan terakhir, saham BBRI telah mengalami penurunan 9,14%, dan secara year-to-date (ytd) anjlok 15,8%. Total transaksi saham BBRI pada sesi I mencapai 63,6 juta saham dengan frekuensi 18,7 ribu kali, membukukan nilai transaksi Rp 195,4 miliar.

Selain BBRI, asing juga mencatatkan net sell pada saham BUMI sebesar Rp 29,45 miliar. Perhitungan ini mengacu pada harga rata-rata sesi I dengan volume 167,3 juta saham. Aksi jual ini terjadi di tengah penguatan tipis saham BUMI sebesar 0,57% ke level Rp 176. Namun, tren harga saham BUMI dalam sebulan terakhir menunjukkan pelemahan 16,1%, dan secara ytd turun 51,9%. Data IDX mencatat volume transaksi saham BUMI mencapai 890,9 juta saham dengan 18,6 ribu frekuensi, senilai Rp 156,8 miliar.

Saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) juga tidak luput dari aksi jual asing, dengan total net sell Rp 28,9 miliar. Volume saham yang dilepas mencapai 6,9 juta unit. Pelepasan ini terjadi bersamaan dengan melemahnya harga saham AMMN sebesar 3,07% ke level Rp 4.110. Dalam satu bulan terakhir, saham AMMN melemah 6,3%, dan secara ytd terkoreksi 36%. Total transaksi saham AMMN pada sesi I tercatat sebanyak 37,5 juta saham dengan frekuensi 12,8 ribu kali, mencapai nilai Rp 156,3 miliar.

Tinggalkan komentar