10 Tokoh Lokal Masuk Nominasi Penggerak Desa Mandiri Pangan DPD RI Awards 2026

Tim panitia DPD RI Awards 2026 telah mengumumkan 10 nama kandidat penerima penghargaan untuk kategori Penggerak Desa Mandiri Pangan. Para nominasi ini dipilih atas dedikasi dan inovasi mereka yang dinilai memberikan dampak signifikan terhadap kemandirian pangan di daerah masing-masing.

Kesepuluh tokoh terpilih ini merupakan hasil seleksi dari 50 besar kandidat sebelumnya. Mereka berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, membawa program dan kontribusi yang beragam dalam upaya membangun desa mandiri pangan.

Berikut adalah daftar 10 nama kandidat penerima DPD RI Awards 2026 kategori Penggerak Desa Mandiri Pangan:

  • Agus Setiawan
  • Ahmad Lafillian Romadhi
  • Anang Ismail
  • Asep Hidayat Mustopa
  • Dar Yono
  • Ella Rizki Farihatul Maftuhah
  • Filza Sigit Pratama
  • Jumali Wahyono Perwito
  • Rivan Rinaldi
  • Taufiq Supriadi

Perlu dicatat bahwa urutan nama-nama tersebut berdasarkan abjad dan tidak mencerminkan pemeringkatan oleh tim panitia.

DPD RI menjelaskan melalui situs resminya bahwa penghargaan kategori ini didedikasikan bagi individu yang berperan aktif dalam membangun desa mandiri pangan. “Ditujukan kepada Penggerak Desa Mandiri Pangan yang mendorong kemandirian pangan melalui pemanfaatan potensi pangan lokal, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan ketahanan pangan secara berkelanjutan,” demikian pernyataan DPD RI.

Ketua DPD Pastikan Proses Penghargaan Bebas Intervensi

Ketua DPD RI, Sultan B. Najamudin, menegaskan bahwa seluruh proses seleksi DPD RI Awards berjalan bebas dari intervensi. Ia menilai banyak tokoh berdedikasi di daerah yang belum mendapatkan perhatian yang layak.

“Ini kami lakukan karena begitu banyak aspirasi yang masuk, begitu banyak potensi dari daerah local hero, local champion yang itu belum masuk radar,” ujar Sultan dalam acara DPD RI Awards 2025.

Menurut Sultan, acara ini diselenggarakan untuk menjaring para pahlawan lokal yang selama ini belum tersorot media. Ia menambahkan bahwa penghargaan ini juga merupakan wujud aspirasi dari masyarakat daerah.

“Kami 152 anggota DPD yang kalau dikonversikan itu hampir 80 juta masyarakat daerah yang menitipkan amanah ke kami. Makanya melalui DPD Awards kita mau menjaring, lalu menemukan begitu banyak potensi yang belum terjaring, local hero, local champion. Orang daerah yang banyak berkontribusi berpartisipasi pada kemajuan daerah di bidang masing-masing tapi belum terpantau,” jelasnya.

Sultan memastikan bahwa pimpinan DPD RI tidak dapat mengintervensi keputusan pemenang. Ia menekankan bahwa Dewan Pakar yang dilibatkan dalam penjurian memiliki kapabilitas dan independensi.

“Kategori nanti kita lihat, karena kami nggak boleh intervensi juga, ada bidang pariwisata, kebudayaan, perempuan dan anak, pendidikan, sosial, banyak lah pokoknya. Melibatkan juri-juri yang capable, independen dan transparansi. Pimpinan juga nggak bisa intervensi, sampai detik ini juga saya nggak tahu siapa yang jadi juara,” ungkapnya.

Tinggalkan komentar