Wanita di Bogor Diduga Dianiaya Usai Tegur Pengemudi Mobil

JAKARTA – Video yang menampilkan seorang wanita mengaku menjadi korban penganiayaan oleh seorang pria setelah menegur pengemudi mobil di Jalan Ahmad Yani, Kota Bogor, viral di media sosial. Peristiwa ini kini tengah dalam penanganan Polresta Bogor Kota.

Kasi Humas Polresta Bogor Kota, Ipda Imam, membenarkan adanya laporan tersebut. “Piket Reskrim Unit Idik IV PPA Sat Reskrim Polresta Bogor Kota menerima kedatangan seorang perempuan, yang mengaku bernama FW dengan keluhan korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh seorang laki-laki yang belum diketahui identitasnya,” ujar Imam saat dimintai konfirmasi pada Selasa (29/9/2026).

Imam menjelaskan bahwa pihaknya masih terus menyelidiki laporan korban. Hingga saat ini, identitas pelaku dugaan penganiayaan tersebut belum diketahui. Pihak kepolisian sedang berupaya mengumpulkan fakta-fakta dengan melakukan pengecekan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), meminta keterangan dari korban dan saksi, serta melakukan penyelidikan terhadap terduga pelaku.

Menurut keterangan awal, saat pelaporan dibuat, identitas pelaku belum diketahui. Namun, kendaraan yang digunakan pelaku adalah mobil Rush berwarna hitam dengan nomor polisi F-1348-ACA.

Korban sendiri menceritakan kronologi kejadian melalui akun Threads miliknya. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (27/9) ketika kendaraannya berserempetan dengan kendaraan lain saat hendak memasuki Jalan Ahmad Yani, Kota Bogor.

Korban mengungkapkan bahwa ia menegur pelaku karena kendaraan tersebut melaju terlalu pelan di lajur kiri. Tindakan tersebut, menurut korban, memicu kendaraannya berserempetan dengan mobil lain saat mencoba mendahului Toyota Rush hitam yang dikemudikan pelaku.

Alih-alih merespons teguran, korban mengaku justru dibalas dengan pukulan, cekikan, hingga diludahi di wajahnya. Dalam foto yang diunggah korban di media sosial, terlihat luka berdarah di wajahnya akibat dugaan penganiayaan tersebut. Foto-foto tersebut juga menunjukkan warga sekitar yang berusaha melerai keributan yang terjadi.

Selain melaporkan kejadian ini ke Polresta Bogor Kota, korban juga menyatakan telah menjalani visum et repertum sebagai kelengkapan laporannya kepada pihak kepolisian.

Tinggalkan komentar