SERANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten berencana mengirimkan siswa yang dinilai ‘nakal’ serta para pengurus OSIS untuk mengikuti pembinaan di barak militer. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026.
Kepala Dindikbud Banten, Jamaluddin, menjelaskan bahwa rencana pelatihan ini akan dilaksanakan di tiga lokasi berbeda. “Itu rencananya di bulan Oktober ini, Insyaallah. Ya kita adakan di tiga titik yang menjadi lokasi pembinaan,” ungkap Jamaluddin pada Rabu (30/9/2026).
Ketiga lokasi yang dipilih untuk pembinaan tersebut adalah Batalyon Infanteri 320 Badak Putih di Pandeglang, Batalyon Kavaleri 9 di Kota Tangerang Selatan, dan Grup 1 Kopassus di Kota Serang.
Tujuan utama Dindikbud Banten menyelenggarakan program ini adalah untuk memperkuat kedisiplinan, rasa tanggung jawab, dan kemandirian di kalangan siswa. Diharapkan, setelah menjalani pembinaan selama dua hari, para siswa dapat menunjukkan perubahan perilaku menjadi lebih disiplin dan tidak mengulangi kesalahan yang sama.
“Pembinaan dalam rangka pembinaan rasa tanggung jawab, kemandirian, itu penting. Di situ diajarin, tetapi tidak digembleng seperti TNI,” jelas Jamaluddin.
Jamaluddin menambahkan bahwa peserta pelatihan tidak hanya terbatas pada siswa yang bermasalah, tetapi juga mencakup pengurus OSIS yang diharapkan dapat menjadi teladan. “Ya kita lihat anak-anak tadi yang dari segi kehadirannya masih belum maksimal. Terus yang kedua, OSIS juga di dalamnya masuk OSIS juga, supaya minimal nanti memberikan contoh juga,” tuturnya.
Ia melanjutkan, “Bukan hanya istimewa aja, anak-anak yang ya pemimpin, calon-calon pemimpin juga kita inikan juga, termasuk OSIS.”
Untuk siswa yang dikategorikan ‘nakal’, pihak sekolah akan tetap melakukan pengawasan selama proses pembinaan berlangsung. “Saya minta TNI membantu kami untuk bagaimana ke depan anak-anak itu bisa berubah,” harap Jamaluddin.