Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir untuk FIFA ASEAN Cup di GBK

JAKARTA – Polda Metro Jaya telah menyiapkan langkah-langkah rekayasa lalu lintas di sekitar Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, pada sore hari ini. Pengaturan ini dilakukan dalam rangka mendukung penyelenggaraan pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional, disesuaikan dengan tingkat kepadatan dan kondisi aktual di lapangan. “Pengaturan dilakukan untuk mendukung mobilitas pemain dan penonton sekaligus menjaga aktivitas masyarakat di sekitar Senayan tetap berjalan,” ujar Budi pada Senin (28/9/2026).

Petugas telah menyiapkan penarikan arus di sejumlah titik yang berpotensi mengalami kepadatan, khususnya di sekitar Jalan Gerbang Pemuda dan Jalan Asia Afrika. “Pengaturan lampu lalu lintas juga dapat dilakukan untuk memperlancar arus kendaraan dan mengurangi antrean,” tambahnya.

Selain itu, sistem buka tutup Pintu 11 Senayan juga akan difungsikan. Apabila terjadi kepadatan di sekitar Traffic Light Lapangan Tembak, Pintu 11 hanya akan digunakan sebagai jalur keluar. Kendaraan yang menuju kawasan GBK dari Jalan Asia Afrika akan dialihkan melalui Pintu 2.

“Sejumlah titik putar balik, termasuk di depan Kantor Kemenpora, juga dapat ditutup sementara sesuai kondisi di lapangan,” imbuh Budi.

Bagi penonton yang menggunakan kendaraan pribadi, kantong parkir telah disiapkan di beberapa lokasi strategis. Lokasi tersebut meliputi Lapangan ABC, Parkir Timur Senayan, area Pintu 5, Kantor Kemenpora, TVRI, serta area lain yang telah ditentukan di dalam kawasan GBK. Penonton diimbau untuk mengikuti arahan petugas menuju area parkir yang telah disediakan dan tidak memarkirkan kendaraan di badan jalan.

“Masyarakat juga diimbau memantau informasi terkini melalui akun resmi Polda Metro Jaya @poldametrojaya dan TMC Polda Metro Jaya @tmcpoldametro serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Pola pengaturan, buka-tutup akses, maupun rekayasa arus dapat berubah menyesuaikan situasi aktual,” tutupnya.

Tinggalkan komentar