Polda Metro Jaya Siap Ungkap Hasil Ekshumasi Jenazah Sutrimo

JAKARTA – Tim ahli forensik telah menyelesaikan proses ekshumasi terhadap jenazah Sutrimo. Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya mengumumkan bahwa hasil investigasi mendalam ini akan dipublikasikan besok.

“Sudah disampaikan, besok rencana akan dilaksanakan konferensi pers,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, pada Selasa (29/9/2026).

Konferensi pers yang dijadwalkan pada Rabu (30/9) tersebut dipastikan akan dihadiri oleh pihak keluarga Sutrimo. “Pihak keluarga sudah diundang. Nah ini juga kita akan tunggu bersama-sama,” tambah Budi.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya bersama tim dokter forensik melaksanakan ekshumasi jenazah Sutrimo di Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, pada Rabu (12/8). Proses penggalian dan pemeriksaan jenazah ini memakan waktu sekitar 3,5 jam, dimulai dari pukul 09.30 hingga 13.00 WIB.

Tim dokter forensik sempat menjelaskan mengenai kondisi jenazah Sutrimo saat ditemukan tewas, yang dilaporkan mengeluarkan busa dari mulut dan hidungnya. Polisi juga mengambil sampel dari jenazah saat ekshumasi berlangsung.

“Memang informasi yang kami terima, jenazah Sutrimo ini mengeluarkan swab, mengeluarkan buih ya dari hidung dan mulutnya pada saat dia meninggal. Namun pada waktu kami ekshumasi tadi, sudah tidak ada,” kata Ketua Tim Dokter Forensik, Prof Yudi, dalam konferensi pers pada Rabu (12/8).

Prof Yudi menambahkan, “Tapi kami mencoba melakukan tadi, pemisahan laboratorium mengambil dengan cara men-swab ya, apakah di situ masih ada sisa-sisa dari yang terkandung dari ini.”

Sutrimo pertama kali ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri pada Kamis (23/7). Ia kemudian segera dibawa menggunakan ambulans menuju RS Muhammadiyah Taman Puring, di mana ia dinyatakan telah meninggal dunia.

Tinggalkan komentar