JAKARTA – Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, beserta keluarga besar Bung Karno menggelar acara tahlilan untuk memperingati tiga hari wafatnya Guruh Soekarnoputra. Kegiatan yang dihadiri oleh sekitar 250 anak yatim ini diselenggarakan di kediaman Guruh di Jalan Sriwijaya, Jakarta, pada Senin (28/9/2026) malam.
Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua DPR RI Puan Maharani yang merupakan keponakan Guruh. Hadir pula M. Rizki Pratama, Puti Guntur Soekarno, Romy Soekarno, Duta Besar Republik Tunisia untuk Indonesia Mohamed Trabels, serta seniman Indro Warkop.
Dalam suasana khidmat, Megawati tampak duduk berdampingan dengan adiknya, Sukmawati Soekarnoputri. Di area yang sama, terlihat pula Puan Maharani dan istri Guntur Soekarnoputra, Henny Emilia Handayani. Rangkaian tahlilan diisi dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an dan doa bersama yang dipimpin oleh para ustadz.
Megawati dan jemaah lainnya dengan tekun mengikuti pembacaan Surah Yasin, tahlil, serta Surah Al-Fatihah. Ketua Panitia tahlilan, Puti Guntur, menyatakan bahwa seluruh rangkaian acara berjalan lancar. Ia menambahkan, tahlilan ini menjadi momen penting bagi keluarga besar Bung Karno, kerabat, sahabat, dan ratusan anak yatim untuk mendoakan almarhum Guruh Soekarnoputra.
“Alhamdulillah tahlilan hari ketiga berjalan dengan lancar. Tadi pembacaan Yasin oleh Ustadz Abdul Razak, Tahlil oleh Ustadz Taufik Syamsudin dan doa oleh Ustadz Syabhani,” ujar Puti di lokasi acara.
Usai doa bersama, Megawati terlihat menakupkan kedua tangannya sebagai gestur penghormatan kepada pemandu acara tahlilan. Guruh Soekarnoputra meninggal dunia pada Sabtu (26/9) sekitar pukul 04.16 WIB di Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta, pada usia 73 tahun akibat sakit. Beliau telah dimakamkan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, bersebelahan dengan makam ibundanya, Fatmawati.