Lima Anggota KKB Kembali ke NKRI dari PNG, Serahkan Senjata dan Amunisi

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang mengapresiasi langkah lima anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang memutuskan kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari Papua Nugini. Kelima anggota KKB tersebut kembali bersama keluarga mereka dan secara sukarela menyerahkan tiga pucuk senjata api laras pendek beserta amunisi.

Senjata api yang diserahkan terdiri dari satu jenis FN, satu revolver, dan satu rakitan, lengkap dengan amunisi. Penyerahan ini dilakukan di Jayapura pada Minggu (27/9/2026), sebagaimana dilaporkan oleh Brigjen TNI Robby Suryadi selaku Danrem 172/PWY.

Mayjen Febriel menjelaskan bahwa kelima anggota KKB tersebut sebelumnya berdomisili di wilayah Papua Nugini yang berbatasan langsung dengan Indonesia. Keputusan mereka untuk kembali ke tanah air tidak terlepas dari peran seorang individu berinisial LK, yang sejak tahun 2019 telah menyatakan kembali ke NKRI.

Menurut Febriel, LK telah mengajak anggota KKB yang masih memiliki ikatan keluarga dengannya untuk kembali ke Indonesia. Tujuannya adalah untuk bersama-sama mengembangkan usaha peternakan babi, sebuah bidang yang kini digeluti oleh LK dan diharapkan terus berkembang.

Pangdam menegaskan bahwa Kodam XVII/Cenderawasih, melalui satuan-satuan di bawah jajarannya, akan menyambut dengan tangan terbuka seluruh warga yang sebelumnya memilih jalur berbeda namun kini ingin kembali ke Indonesia. Mereka akan diterima untuk kembali tinggal di kampung halaman masing-masing.

“Mudah-mudahan ke depan makin banyak saudara-saudara kita yang sebelumnya bergabung dalam kelompok KKB kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi dan bersama-sama membangun kampung halaman serta ikut menjaga keamanan,” harap Mayjen Febriel.

Tinggalkan komentar