Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah merilis hasil investigasi mendalam mengenai kekacauan komunikasi yang terjadi antara para masinis dan Pengendali Perjalanan Kereta Api Terpusat (PPKP) pada malam nahas kecelakaan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek yang menabrak KRL.
Pada Selasa, 29 September 2026, KNKT mempublikasikan isi percakapan krusial yang terekam dari tiga masinis dengan petugas kendali pada malam tragedi 27 April 2026. Malam itu, dua peristiwa berbeda namun sama-sama melibatkan kereta api terjadi.
Peristiwa pertama adalah kecelakaan antara KRL dari Stasiun Tambun menuju Stasiun Bekasi Timur dengan sebuah taksi listrik di perlintasan sebidang Jalan Ampera. Insiden ini melibatkan KA 5181B dengan kendaraan roda empat tersebut.
Peristiwa kedua, yang lebih fatal, adalah tabrakan antara KA Anggrek dengan KRL yang sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur. Kecelakaan ini merenggut nyawa 16 orang dan menyebabkan 107 lainnya luka-luka. Insiden ini melibatkan KA Anggrek (KA 4B) dengan KRL KA 5568A.
Komunikasi Masinis KRL dengan Taksi dan PPKP Selatan
KNKT mengungkap adanya masalah komunikasi awal antara masinis KRL yang terlibat kecelakaan dengan taksi. Investigasi menunjukkan masinis tersebut menghubungi PPKP selatan melalui panggilan individual untuk melaporkan kejadian di JPL 86 Jalan Ampera. Namun, masinis dilaporkan tidak menekan tombol panggilan darurat.
Suara masinis tidak terdengar jelas oleh PPKP selatan, diperparah oleh polusi suara dari penggunaan speaker di ruang kendali. KNKT mencatat hal ini memperlambat proses komunikasi.
Transkripsi percakapan antara masinis KA 5181B dan PPKP selatan menunjukkan adanya gema (reverb) dan volume suara yang relatif kecil. Tim Investigasi KNKT melakukan transkripsi berulang kali dengan headset khusus untuk menangkap detail percakapan.
Berikut kutipan sebagian transkripsi percakapan tersebut:
20.48.44 Masinis: Pak PK Monitor Pak
20.48.51 Masinis: 5181 Pak
20.48.58 PPKP selatan: KA berapa, mohon izin KA berapa nih?
20.49.06 PPKP selatan: Repeat kembali, terima PK modulasi kurang sempurna pak
20.49.10 Masinis: 81 Pak, nemper mobil pak
20.49.18 PPKP selatan: Tarunanya gitu pak, tarunanya gitu pak?
20.49.21 Masinis: Nemper mobil nih pak, mobilnya nyangkut nih pak.
20.49.27 PPKP selatan: Di-repeat kembali pak, apa yang nyangkut pak? di KA berapa pak?
20.49.39 Masinis: KA 5181 Pak, mobilnya nyangkut nih pak di depan pak
20.49.46 PPKP selatan: 5181 Tarunanya gimana pak?
20.49.55 Masinis: Ya mobilnya nyangkut pak, di KM 29 piket 4 ke 3 nih pak, antara Tambun ke Bekasi Pak
20.50.06 PPKP selatan: Tambun ke Bekasi, ada taruna apa gitu pak? Ini modulasinya gak sempurna nih pak
20.50.12 Masinis: Nemper Mobil Pak, KA 5181 Pak
20.50.19 Masinis: Mobilnya nyangkut nih Pak, mobilnya
20.50.23 PPKP selatan: 075 Tambun pertahanan dulu pak
20.50.27 Masinis: Ya izin BLB nih pak, mobilnya nyangkut pak
20.51.14 Masinis: Pak PK, 5181 Pak
20.51.19 PPKP selatan: Kondisi gimana pak, kondisi gimana?
20.51.47 Masinis: Ya Bapak PPKP, 5818 Pak, mobilnya nyangkut nih pak.
Percakapan ini berlanjut hingga pukul 21.09.54, di mana masinis dan PPKP selatan berulang kali mengklarifikasi peristiwa tabrakan taksi di perlintasan sebidang Jalan Ampera serta kondisi jalur yang dilalui.
Percakapan Masinis KRL KA 5568A dengan PPKP Sebelum Tabrakan KA Anggrek
Transkripsi percakapan ini mencakup momen sebelum dan sesudah kecelakaan antara KA Anggrek dengan KRL KA 5568A yang terjadi pada pukul 20.52 WIB di Stasiun Bekasi Timur.
Berikut cuplikan percakapannya:
20.41.57 Masinis: PPKP, 5568 jalur 6 Bekasi tunggu apa ya pak?
20.49.57 Masinis: Halo Pak PPKP, 5568 mohon info Pak Bekasi Timur?
20.50.23 PPKP selatan: 075 Tambun pertahanan dulu pak
20.50.28 Masinis: 5568 masih pertahanan Bekasi Timur Pak
20.55.45 PPKP selatan: PK panggil 5568 pak, 5568
21.05.52 PPKP selatan: Informasikan kepada rekan-rekan ASP, rekan-rekan ASP khususnya lintas Timur Pak ya, lintas Timur PERKA kita atur ulang Kembali, PERKA kita atur ulang Kembali, mohon izin Pak demikian, rekan-rekan ASP mohon dibantu ya Pak.
Percakapan Asisten Masinis KA Anggrek dengan PPKP Timur
Transkripsi ini merekam dialog antara awak lokomotif KA Anggrek dengan PPKP timur sebelum dan sesudah insiden tabrakan terjadi. Berikut isinya:
20.18.44 Asisten Masinis: PK monitor bravo izin modulasi ulang dari KA 4 Beta Argo Bromo Anggrek, membawa 11 kereta dengan berat tonase 481,25 ton sedang menunggu diberangkatkan dari St. Gambir tepat pada pukul 20 lewat 30 menit, informasi untuk lokasi taspat terbaru Argo Bromo Anggreknya gimana bravo
20.19.04 PK Timur: Copy untuk Taspat di 3 titik ya Bang di DDT km 20 plus 8 90 kpj, Karawang-Klari 67 plus 5 40, Kosambi – Dawuan 77, plus 2 60, bravo 3 titik ya Bang
20.50.59 PK Timur: Anggrek PK panggil Anggrek
20.51.02 Asisten Masinis: Masuk bravo, KA Anggrek nih
20.51.06 PK Timur: Bang hati-hati di JPL Bekasi Timur Bang, JPL 88 ya Bang, hati-hati 35nya diperbanyak tuh, hilirnya kayanya tertemper nih hati-hati bang
20.51.18 Asisten Masinis: Copy bravo JPL 88, di spam nih 35nya hilirnya tertemper, terima kasih bravo
20.51.25 PK Timur: Coba direm-rem dulu direm-rem dikit ya bang hati-hati bang direm bang mudah-mudahan preipal belum ada kabar di lintasnya nih
20.51.33 Asisten Masinis: Bravo izin ini Sinyalnya Merah nih bravo, B sem Sinyalnya terdekat bravo B104nya bravo
20.51.40 PK Timur: Copy pertahanan dulu ya Anggrek depannya ada CL nih depannya CL nih kayanya ga preipal nih tunggu sebentar ya Bang depannya CL Bang
20.53.06 Asisten Masinis: Dari anggrek nih bravo tertemper KRL bravo
20.53.10 PK Timur: Aduh, copy-copy, siap gak kelihatan gitu Bang tadi Bloknya Bang?
20.53.14 Asisten masinis: Bloknya Merah bravo
20.53.16 PK Timur: Copy pertahanan dulu ya Bang pertahanan dulu nyenggol gitu?
20.53.19 Asisten masinis: Semboyan 5 bravo
20.53.20 PK Timur: Copy-copy pertahanan dulu Bang pertahanan
20.53.23 Asisten Masinis: Bravo
20.56.13 PK Timur: KA 4 PK panggil KA 4 mohon maaf bravo KA 4
20.57.08 PK Timur: 5, Ka 4 PK pangil Ka 4 mohon maaf bravo KA 4 gimana bravo posisi kamu bravo KA 4 Anggrek.