Indofood dan Rekosistem Perluas Akses Pemilahan Sampah Lewat “Waste Station”

JAKARTA – PT Indofood Sukses Makmur Tbk berkolaborasi dengan Rekosistem dalam menghadirkan fasilitas “Waste Station Indofood” di kawasan RDTX Place, Satrio, Jakarta. Inisiatif ini bertujuan untuk memperluas akses masyarakat terhadap tempat pengumpulan sampah terpilah sekaligus menumbuhkan kesadaran dan partisipasi dalam pengelolaan sampah kemasan pascakonsumsi.

Waste Station berfungsi sebagai titik pengumpulan sampah terpilah yang ditempatkan di area publik dengan potensi partisipasi masyarakat yang tinggi. Fasilitas ini mempermudah masyarakat dalam memilah dan menyetorkan sampah untuk kemudian dikelola secara bertanggung jawab.

Head of Corporate Communication PT Indofood Sukses Makmur Tbk, Stefanus Indrayana, menyatakan, “Melalui Waste Station Indofood, kami ingin menghadirkan salah satu sarana yang dapat mendekatkan masyarakat dengan proses pemilahan dan pengumpulan sampah, sekaligus konsisten dengan arah kebijakan pemerintah ‘Pilah Sampah Dari Sumbermya’. Bagi kami, ini merupakan bagian dari langkah berkelanjutan untuk mendukung pengelolaan sampah kemasan pascakonsumsi secara bertanggung jawab.”

Inisiatif Waste Station ini merupakan bagian dari kampanye “Langkah Untuk Bumi Indofood”. Kampanye ini merupakan upaya proaktif Indofood untuk mendukung pengelolaan sampah kemasan pascakonsumsi melalui berbagai pendekatan, mulai dari kampanye, edukasi, pengumpulan, hingga pengelolaan dan daur ulang sampah. Program ini juga menjadi bagian dari kolaborasi Indofood dengan Rekosistem melalui skema Extended Producer Responsibility (EPR).

Direktur Pengurangan Sampah dan Ekonomi Sirkular, Kementerian Lingkungan Hidup RI, Agus Rusly SPi, MSi, mengapresiasi kolaborasi ini. “Kami memberikan apresiasi kepada Indofood dan Rekosistem atas kolaborasi dalam menyediakan layanan pengumpulan sampah terpilah yang mudah dijangkau oleh masyarakat dan pengguna kawasan. Kehadiran Waste Station Indofood ini penting untuk menghubungkan kebiasaan memilah sampah kemasan dari sumber dengan pemanfaatan material dalam rantai daur ulang. Kami berharap kerja sama ini turut memperkuat pelaksanaan tanggung jawab produsen atas pengurangan sampah pascakonsumsi. Selamat atas peresmian Waste Station Indofood RDTX Place,” tegasnya.

Waste Station Indofood di RDTX Place, Satrio, akan beroperasi selama satu tahun. Fasilitas ini ditargetkan dapat menjangkau sekitar 500 pengguna dengan estimasi pengumpulan sampah hingga 30 ton per tahun. Data pengumpulan akan tercatat dan diverifikasi secara berkala melalui sistem real-time digital dashboard yang terintegrasi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, Dudi Gardesi Asikin, menambahkan, “Pengelolaan sampah yang efektif harus dimulai dari sumbernya, melalui pemilahan yang dilakukan secara konsisten sebelum sampah masuk ke dalam sistem pengangkutan dan pengolahan. Kehadiran Waste Station Indofood di kawasan Satrio dapat menjadi salah satu sarana yang mendukung upaya tersebut, khususnya dalam memberikan akses yang lebih dekat bagi masyarakat untuk memilah dan menyetorkan sampah yang masih memiliki nilai guna.”

Melalui kolaborasi ini, Rekosistem menyediakan sistem pencatatan digital serta dukungan operasional untuk pengangkutan dan pengelolaan sampah. Masyarakat dapat menggunakan aplikasi Rekosistem untuk menemukan titik Waste Station, melakukan penyetoran kemasan, serta melihat pencatatan hasil penyetoran melalui aplikasi. Alur pada aplikasi mencakup pemilihan titik pengumpulan, penyetoran sampah, konfirmasi jumlah, hingga pencatatan hasil setoran pada akun pengguna.

CEO Rekosistem, Ernest C Layman, menjelaskan, “Kolaborasi dengan produsen seperti Indofood menjadi salah satu bagian penting dalam membangun ekosistem pengelolaan sampah yang melibatkan masyarakat, pelaku usaha dan penyedia layanan pengelolaan sampah. Melalui waste station, kami berharap semakin banyak masyarakat memiliki akses dan kesempatan untuk memilah serta menyetorkan sampah kemasan dengan lebih mudah.”

Peluncuran Waste Station Indofood juga menjadi momentum untuk memperkuat edukasi mengenai pemilahan dan pengelolaan sampah. Keterlibatan karyawan menjadi bagian dari program edukasi internal “Langkah untuk Bumi”, yang mendorong kepedulian terhadap lingkungan dimulai dari dalam perusahaan dan berkembang menjadi gerakan bersama di masyarakat.

Pengadaan Waste Station di area publik merupakan inisiatif terbaru Indofood dalam mendukung pengelolaan sampah kemasan pascakonsumsi. Sebelumnya, Indofood telah menjalankan berbagai inisiatif dan kolaborasi terkait pengelolaan sampah, antara lain Bank Sampah, Green Warmindo, TPS3R, edukasi pengelolaan sampah di pondok pesantren, kolaborasi dengan IPRO, Dropbox Sampah Kemasan (DSK), #LangkahuntukBumi pengumpulan sampah dari karyawan, serta kerja sama dengan Rekosistem dalam pengelolaan sampah kegiatan/event waste management, termasuk pada kegiatan Semasa Piknik dan IdeaFest 2026.

Melalui kolaborasi bersama Rekosistem, Indofood berharap Waste Station Indofood dapat menjadi sarana yang mendorong masyarakat lebih sadar akan pentingnya pemilahan sampah dan membangun kebiasaan mengelola sampah dari sumbernya.

Waste Station Indofood berlokasi di RTDX Place, Satrio, Kuningan Jakarta dan dapat diakses oleh publik pada jam operasional Senin hingga Sabtu pukul 08.00 – 17.00.

Tinggalkan komentar